Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Catat Nih! Makanan Terbaik untuk Redakan Asam Lambung & GERD
    Inspiring You

    Catat Nih! Makanan Terbaik untuk Redakan Asam Lambung & GERD

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Februari 2023Updated:10 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah suatu kondisi ketika asam lambung mengalir naik kembali ke kerongkongan (refluks asam) sehingga menyebabkan sensasi perih dan panas terbakar pada tulang dada (heartburn). Nyeri yang ditimbulkan oleh GERD sering kali membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

    Bila GERD terjadi, penderitanya dapat merasakan heartburn atau rasa terbakar di dada yang dapat menjalar ke leher dan tenggorokan. Selain itu, gejala lain yang bisa dirasakan adalah mual, nyeri dada, nyeri perut, kesulitan menelan, batuk kronis, suara serak, hingga bau mulut.

    Dilansir dari Live Science, dokter di Dr Fox Online Pharmacy, dr. Deborah Lee menganjurkan penderita GERD untuk mengonsumsi makanan tinggi serat. Lee mengatakan, makanan tinggi serat terbukti mengurangi konsentrasi nitrit lambung.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain itu, penderita GERD juga disarankan untuk banyak mengonsumsi asupan buah dan sayuran. Namun, pilihlah buah-buahan yang tidak mengandung asam, seperti pisang, melon, persik, dan pir. Lalu, konsumsi juga sayur-sayuran yang tinggi serat, seperti ubi jalar, wortel, dan bit.

    “Susu sapi penuh lemak terbukti bisa memperburuk refluks. Jadi, pilihlah susu skim, semi-skim, atau susu nabati. Selain itu, minum air kelapa juga direkomendasikan untuk penderita GERD,” kata Lee, dikutip Kamis (9/2/2023).

    Terdapat sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk menghindari risiko GERD, yakni tidak makan larut malam, terutama dalam tiga atau empat jam sebelum tidur; memperbaiki pola makan dengan menghindari makanan dan minuman pemicu GERD; menggunakan pakaian yang longgar; dan meninggikan posisi kepala saat tidur.

    Selain itu, mengonsumsi makanan rendah lemak dan banyak serat, berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, dan rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, jogging, dan bersepeda juga penting dilakukan untuk mengurangi risiko GERD.

    Direktur Medis Concepto Diagnostics, dr. Tariq Mahmood, mengatakan bahwa makanan dan minuman tertentu dapat memperburuk refluks lambung melalui rangsangan sekresi asam lambung berlebih.

    “Penyebab heartburn saat GERD pada setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, umumnya pemicu GERD disebabkan oleh alkohol, cokelat, kopi, makanan pedas, dan tomat,” ujar dr. Mahmood.

    “Selain itu, makanan tinggi lemak dan garam, seperti makanan cepat saji, gorengan, dan makanan ringan olahan juga bisa menjadi pemicu utama,” lanjutnya.

    Mahmood mengatakan, makanan serat terbukti bisa mengurangi gejala GERD. Ia menyarankan penderita GERD untuk rutin mengonsumsi asparagus, brokoli, kacang hijau, bit, wortel, ubi jalar, dan biji-bijian untuk mengurangi risiko terjadinya GERD.

    [Dexpert.co.id]


    Lihat arikel lainnya


    Cara Mudah & Alami Turunkan Asam Lambung & GERD tanpa Obat

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.