Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kolesterol Bisa Sebabkan Hilang Memori, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Kolesterol Bisa Sebabkan Hilang Memori, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Februari 2023Updated:11 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kolesterol adalah zat lemak yang ditemukan dalam darah dan sel manusia, dan dapat diangkut dalam aliran darah. Zat lemak tersebut berperan penting dalam proses metabolisme tubuh karena membantu proses membentuk vitamin D, serta beberapa jenis hormon, seperti kortisol, testosteron, estrogen, dan progesteron.

    Kolesterol adalah komponen penting dari otak manusia. Faktanya, otak mengandung sekitar 25 persen dari seluruh pasokan kolesterol tubuh. Lemak ini sangat penting untuk perkembangan dan perlindungan sel saraf, yang memungkinkan otak berkomunikasi dengan seluruh tubuh.

    Walaupun manusia membutuhkan kolesterol agar otak berfungsi optimal, tapi terlalu banyak zat tersebut akan berbahaya. Melansir Alzheimer’s Society, penelitian menemukan bahwa ada hubungan antara kadar kolesterol tinggi dalam darah dengan kehilangan memori.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada dasarnya, orang dengan kadar kolesterol tinggi memiliki risiko stroke yang dapat menyebabkan hilangnya memori, gerakan, kesulitan menelan, dan fungsi tubuh lainnya. Kolesterol juga berimplikasi langsung pada memiliki faktor lain yang terkait dengan risiko demensia, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes.

    Bahkan, kolesterol darah tinggi dapat mempercepat pembentukan plak beta-amyloid, endapan protein lengket yang merusak otak pada penderita penyakit Alzheimer.

    Untuk menjaga kadar kolesterol dalam darah, ahli menganjurkan untuk berolahraga secara teratur dan menghindari asap tembakau. Selain itu, mengonsumsi obat penurun kolesterol juga dapat membantu menjaga kadar kolesterol di bawah batas normal.

    Kemudian, dianjurkan juga untuk makan makanan yang menyehatkan jantung. Selain menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi, disarankan untuk mengonsumsi banyak serat.

    Makan buah dan sayuran secara teratur, setidaknya lima sampai tujuh porsi sehari. Kemudian, makan satu atau dua porsi ikan per minggu.

    [Dexpert.co.id]


    Lihat arikel lainnya


    Coba Cek! Gejala Kolesterol Bisa Dilihat Dari Mata & Kaki

    (pgr/pgr)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.