Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Kurangi Risiko Mati Muda
    Inspiring You

    Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Kurangi Risiko Mati Muda

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 Februari 2023Updated:18 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Berbagai penelitian membeberkan ada beragam kebiasaan yang memicu kematian di usia muda pada manusia. Salah satunya gaya hidup tidak sehat, dapat membuat seseorang berumur pendek. Ini lantaran kebiasaan buruk yang memicu sejumlah penyakit mematikan, seperti jantung, stroke, hingga kanker.

    Namun tidak perlu khawatir, belum lama ini peneliti menemukan satu kebiasaan sederhana yang bisa mengurangi risiko kematian dini.

    Sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Network Open menemukan bahwa berjalan kaki bisa menjadi tolok ukur untuk risiko kematian yang lebih kecil.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas apakah dengan kebiasaan ringan ini bisa mengurangi risiko kematian di usia muda?

    Studi ini melacak 2.110 orang berusia 38 hingga 50 tahun. Peserta lalu diamati rata-rata selama hampir 11 tahun. Hasilnya sangat tidak terduga. Peneliti menemukan risiko kematian dini yang lebih rendah hingga 50% bagi mereka yang berjalan melebihi ambang batas 7.000 langkah sehari.

    Sementara itu, studi lain yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine menyebutkan, risiko kematian dini Anda bisa turun 8-11% jika rutin berjalan 2.000 langkah setiap hari.

    Seiring dengan hasil dari studi terkait menemukan, jalan sekitar 10.000 langkah sehari dikaitkan dengan penurunan terjadinya penyakit kardiovaskular (termasuk penyakit jantung, stroke dan gagal jantung) serta 13 jenis kanker dan demensia.

    Kedua, studi tersebut melibatkan sekitar 78.500 peserta berusia paruh baya dan lebih tua. Peserta diminta mengenakan alat di pergelangan tangan untuk diukur aktivitas fisik dan kesehatannya selama rata-rata tujuh tahun.

    Tak cuma itu, berjalan dengan cepat ternyata juga memiliki manfaat kesehatan. Orang yang terbiasa berjalan dengan laju cepat mengalami penurunan risiko demensia, penyakit jantung, kanker, dan kematian dini.


    Lihat arikel lainnya


    Cek! 5 Sayuran Ini Bisa Picu Asam Urat, Ada Favorit Anda?


    Berani sukses Gaya Hidup Terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.