Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Hati-hati, Kotoran Mengapung Bisa Jadi Gejala 4 Penyakit Ini
    Inspiring You

    Hati-hati, Kotoran Mengapung Bisa Jadi Gejala 4 Penyakit Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman2 Mei 2023Updated:2 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Memperhatikan kondisi feses atau kotoran mungkin terdengar menjijikkan. Namun, hal tersebut ternyata penting untuk dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan tubuh.

    Kotoran atau tinja yang terlihat mengapung atau mengambang di kloset saat buang air besar (BAB) ternyata bisa menjadi tanda-tanda dari gejala penyakit serius. Dalam kebanyakan kasus, kotoran yang mengambang menunjukkan bahwa tubuh tidak mencerna dan menyerap lemak dengan baik.

    Dilansir dari The Daily Star, ada beberapa faktor yang menyebabkan kotoran mengambang di kloset, seperti perubahan keseimbangan bakteri dalam usus, kadar gas di sistem pencernaan meningkat, hingga kotoran mengandung komposisi lemak atau gas berlebih.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut ahli gastroenterologi di Royal College of Physicians, dr. Sara Mesilhy, kotoran yang mengambang dapat menandakan penyakit serius pada sejumlah organ tubuh, apa saja?

    1. Gangguan Pankreas

    Pankreas adalah organ yang berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan serta memproduksi dan menyalurkan hormon insulin. Menurut dr. Mesilhy, enzim yang diproduksi pankreas berfungsi untuk memecah karbohidrat, protein, dan lemak dalam tubuh.

    “Ketika pankreas tidak menghasilkan enzim yang cukup, tubuh mungkin tidak dapat mencerna lemak dengan baik sehingga menyebabkan kotoran mengambang,” jelas dr. Mesilhy, dikutip Selasa (2/5/2023).

    2. Gangguan Empedu

    Salah satu penyakit yang ditandai dengan kotoran mengambang adalah gangguan empedu. Masalah dengan kantong empedu bisa menyebabkan kotoran mengambang karena organ tersebut menghasilkan cairan empedu yang diperlukan untuk pencernaan dan penyerapan lemak.

    “Jika kantong empedu tidak berfungsi dengan baik, mungkin tidak ada cairan empedu yang cukup untuk mencerna dan menyerap lemak dengan baik,” ujar Mesilhy.

    3. Penyakit Radang Usus

    Menurut Dr. Mesilhy, penyakit radang usus adalah kondisi kronis yang dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, menyebabkan masalah penyerapan nutrisi, termasuk lemak dan serat.

    Selain kotoran mengambang, penyakit radang usus juga disertai dengan gejala lain, seperti sakit perut, diare, hingga penurunan berat badan yang drastis.

    4. Penyakit Celiac

    Celiac atau salah satu bentuk penyakit autoimun yang gejalanya bisa muncul akibat mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gluten, seperti roti, pasta, oat, kue, hingga sup kaleng.

    Ketika seseorang dengan penyakit celiac mengonsumsi gluten, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan menyerang lapisan usus kecil sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan pada vili.

    Sebagai informasi, vili adalah bagian selaput lendir yang berada di lumen usus halus. Vili berfungsi sebagai area penyerapan nutrisi.


    Artikel Selanjutnya


    Penyakit Jantung Hingga Diabetes Serang Milenial Lebih Cepat!

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.