Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sri Mulyani Kena ISPA, Kenali Gejala & Cara Pengobatannya
    Inspiring You

    Sri Mulyani Kena ISPA, Kenali Gejala & Cara Pengobatannya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 September 2023Updated:2 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Sri Mulyani tak mampu berbicara saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (31/8/2023). Suaranya serak, dan mengaku terkena infeksi saluran pernafasan atau ISPA.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengungkap bahwa kasus ISPA meningkat dalam beberapa waktu terakhir, kemungkinan besar karena memburuknya polusi udara di Jakarta. 

    Apa itu ISPA dan seperti apa gejalanya?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    ISPA sering disebut sebagai salah satu dari 10 penyakit teratas yang menimpa anak dan bayi di negara berkembang. Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan, ISPA adalah infeksi akut yang terjadi di saluran nafas yang meliputi hidung, tenggorokan, faring, laring dan bronkus. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus tetapi dapat juga disebabkan oleh bakteri.

    Gejala ISPA

    · Batuk

    · Pilek

    · Sakit tenggorokan

    · Hidung tersumbat

    · Sakit kepala

    · Demam

    · Bersin-bersin

    · Kelelahan

    Gejala-gejala tersebut umumnya muncul 3 hari setelah paparan virus atau bakteri dan bisa berlangsung selama 7-10 hari, namun dalam beberapa orang bisa bertahan hingga tiga minggu.

    Pengobatan/perawatan ISPA

    Dalam kasus ISPA yang ringan, Anda bisa melakukan perawatan di rumah dengan cara berikut:

    · Lakukan kompres hangat di daerah wajah agar pernafasan lebih nyaman dan mengurangi mampet. Beberapa dokter biasanya memberikan dekongestan hidung yang dapat membantu mengurangi gejala hidung tersumbat atau kombinasi dengan antihistamin untuk membantu meredakan gejala.

    · Menghirup uap dan berkumur air garam. Penguapan dengan air garam dapat meningkatkan kemampuan mukosa nasal melawan agen infeksius.

    · Perbanyak minum untuk menggantikan kehilangan cairan bila tidak ada kontra indikasi.

    · Analgesik dapat diberikan untuk membantu mengurangi demam dan nyeri.


    Artikel Selanjutnya


    Flu Burung Picu Kasus Kematian Manusia Pertama, Ini Gejalanya

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.