Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»WNA Cina Pelaku Love Scamming Dideportasi Naik Pesawat Khusus
    Inspiring You

    WNA Cina Pelaku Love Scamming Dideportasi Naik Pesawat Khusus

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 September 2023Updated:21 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kepolisian Republik Indonesia akan segera mendeportasi 132 Warga Negara Asing (WNA) China pelaku love scamming alias penipuan cinta. Rencananya, mereka akan dipulangkan langsung dari Batam ke China untuk menjalani proses hukum di negara asalnya.

    Kapolda Kepri Irjen Tabana Bangun menyebutkan para pelaku akan dipulangkan langsung dari Batam menggunakan pesawat khusus, seperti dikutip dari Detik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ratusan pelaku itu diamankan di dua pengungkapan oleh Ditreskrimsus Polda Kepri. Pemulangan itu juga dibarengi dengan pelaku love scamming yang diamankan di Singkawang, Kalimantan Barat.

    Para WNI tersebut dicurigai menjalankan sindikat penipuan cinta online. Salah satu penangkapan dilakukan di sebuah kawasan industri di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Selasa (29/8/2023).

    Polisi mengatakan sindikat tersebut memeras ratusan korban di Tiongkok, banyak di antaranya adalah pejabat publik.

    Modus penipuan yang dilakukan pelaku mirip seperti yang terjadi dalam serial dokumenter Netflix, The Tinder Swindler. Pelaku mencoba memanipulasi korbannya secara emosional melalui hubungan romantis palsu. Mereka beroperasi melalui platform online, seperti aplikasi kencan, media sosial, atau aplikasi pesan.

    Menurut laporan AFP, lima pelaku yang berjenis kelamin perempuan diduga merayu para korban sebelum meminta mereka melakukan aktivitas seksual secara daring, sementara tersangka lainnya merekam video tersebut.

    Polisi sebelumnya mengatakan banyak penipu pindah beroperasi ke Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya setelah China menindak jaringan domestik. Pada 2019, polisi menangkap 85 warga negara Tiongkok dan enam warga negara Indonesia atas penipuan online yang menipu korban hingga miliaran rupiah.

    (Linda Hasibuan/hsy)


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.