Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mau Anak Bahagia? Jangan Kasih Barang Ini Sebelum Waktunya
    Inspiring You

    Mau Anak Bahagia? Jangan Kasih Barang Ini Sebelum Waktunya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 Oktober 2023Updated:30 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Saat ini, “pemandangan” anak-anak menggunakan gawai (gadget), seperti ponsel (handphone) dan tablet, semakin mudah ditemukan. Biasanya, para orang tua memberikan gadget agar anak tidak tantrum di ruang publik.

    Padahal, menurut profesor psikologi dari Yale University, Laurie Santos, orang tua harus “menunggu waktu selama mungkin” untuk memberikan gadget jika ingin anak-anak menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan sukses.

    “Menurut saya, semakin bisa kita menunda memberikan teknologi kepada anak-anak -semakin lama- maka akan semakin baik,” kata Santos, dikutip dari CNBC Make It, Senin (30/10/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut laporan Common Sense Media pada 2019, anak-anak berusia delapan hingga 12 tahun rata-rata menghabiskan waktu hampir lima jam sehari untuk menggunakan handphone. Sementara itu, remaja menghabiskan hampir delapan jam sehari.

    Menurut kepala penelitian Common Sense, Michael Robb, anak-anak sangat mungkin lebih senang menghabiskan waktu bermain handphone untuk menggunakan media sosial atau menonton video, dibanding melakukan aktivitas kreatif.

    “Hal ini bisa mendorong masalah kesehatan mental yang buruk dan mengganggu konsentrasi di dalam kelas,” ujar Santos terkait hasil penelitian tersebut.

    Berdasarkan penelusuran CNBC International dan CNBC Make It, penggunaan media sosial mengakibatkan anak mengalami perundungan daring, ujaran kebencian, dan diskriminasi. Bahkan, sebagian besar video YouTube yang disaksikan anak-anak mengandung konten tidak pantas dan mengganggu.

    Menurut kelompok advokasi Wait Until 8th, ada tiga manfaat utama yang dapat diperoleh anak jika orang tua memutuskan untuk menunda pemberian handphone, yakni.

    • Risiko kecemasan dan depresi yang lebih rendah
    • Kuantitas dan kualitas tidur lebih baik
    • Memiliki banyak waktu untuk aktivitas fisik dan bermain di luar ruangan

    Santos menambahkan, orang tua diwajibkan untuk memberikan contoh yang baik untuk anak-anaknya, seperti tidak menggunakan handphone terlalu lama jika sedang menghabiskan waktu bersama anak.

    “Mereka (anak-anak) tidak akan ingin melakukan apa yang Anda (orang tua) katakan, mereka akan ingin melakukan apa yang Anda lakukan,” tegas Santos.



    Artikel Selanjutnya


    Usia Paling Ideal untuk Ajarkan Uang ke Anak Menurut Ahli

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.