Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Awas! Netflix Palsu Menjamur, Beri ‘Janji Manis’ Konten Free
    Insight News

    Awas! Netflix Palsu Menjamur, Beri ‘Janji Manis’ Konten Free

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 November 2021Updated:2 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    hacker as lumpuhkan internet korut
    Keyboard hacker AS
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kamu yang suka menonton film secara streaming patut berhati-hati. Sebab sebuah penelitian menemukan adanya Netflix palsu yang menawarkan pengguna layanan gratis.

    Hal tersebut berdasarkan temuan perusahaan riset keamanan siber, Check Point Research belum lama ini. Perusahaan itu menemukan Netflix palsu itu berisi malware jahat dan bisa membuat rusak perangkat komputer.

    Malware itu akan menyamar sebagai FlixOnline. Aplikasi akan menawarkan iklan dalam WhatsApp berisi ‘2 Bulan Gratis Netflix Premiun Dimanapun untuk 60 hari’, dikutip Threat Post, Selasa (2/11/2021).

    “Aplikasi tersebut ternyata layanan palsu yang mengklaim memungkinkan pengguna bisa menonton konten Netflix dari seluruh dunia di ponsel mereka,” kata laporan itu.

    Ternyata pesan itu berisi malware yang akan mencuri data dan kredensial korbannya. Aplikasi juga disebut bisa memantau notifikasi WhatsApp, mengirimkan balasan otomatis pada pesan masuk. Malware dalam Netflix palsu juga bisa mengirimkan pesan sendiri pada kontak personal dan grup.

    Menurut Manajer Mobile Intelligence Check Point, Aviran Hazum, teknik malware tersebut terbilang cukup baru dan inovatif. Caranya membajak koneksi WhatsApp dan mengambil notifikasi.

    “Teknik di sini adalah membajak koneksi WhatsApp dengan menangkap notifikasi, bersamaan dengan kemampuan untk mengambil tindakan seperti ‘dismiss’ atau ‘reply’ dari Notification Manager,” kata dia.

    Aplikasi ini disebut berada di Google Play Store. Aviran mengatakan aplikasi dapat lolos dari keamanan toko aplikasi tersebut adalah hal berbahaya.

    Berdasarkan laporan Check Point, telah ada 500 korban FixOnline selama dua bulan. Google juga diberitahu keberadaan apalikasi jahat itu. Raksasa teknologi itu juga telah menindaknya dengan menghapus FlixOnline dari platformnya.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.