Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pak Menkes, Ini Saran Dokter Suntik Vaksin Anak 6-11 Tahun
    Insight News

    Pak Menkes, Ini Saran Dokter Suntik Vaksin Anak 6-11 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 November 2021Updated:7 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use Authorization (EUA) pada vaksin Sinovac dan vaksin Covid-19 Bio Farma untuk disuntikkan kepada anak berusia 6-11 tahun.

    Merespons hal ini Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun menerbitkan rekomendasi untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini pada anak.

    Berikut rekomendasi IDAI soal pelaksanaan vaksinasi pada anak seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (3/11/2021):

    1. Vaksin Coronavac diberikan secara intramuskular (disuntikkan) dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali. Dosis ini sama dengan orang dewasa.
    2. Vaksin Coronavac disuntikkan dua kali dengan jarak antara dosis pertama dengan dosis kedua adalah 28 hari.
    3. Sebelum dan sesudah vaksin semua anak harus memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.
    4. Melakukan imunisasi kejar dan rutin untuk mencegah kejadian luar biasa penyakit infeksi lainnya yang telah tersedia imunisasinya.




    Foto: Infografis/Sah! BPOM Mengizinkan Suntik Vaksin Sinovac ke Anak 6-11 Tahun/Aristya Rahadian

    Selain rekomendasi pelaksanaan, IDAI juga memberikan saran agar anak yang mengalami beberapa masalah tidak disuntikkan dulu vaksin Covid-19. Berikut rekomendasinya:

    • Defisiensi imun primer, penyakit autoimun tidak terkontrol
    • Mengalami penyakit Sindrom Guillain Barre, mielitis transversa, acute demyelinating, dan encephalomyelitis
    • Anak menderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi/radioterapi
    • Sedang mendapatkan pengobatan imunosupresan/sitostatika berat.
    • Sedang demam 37,5 derajat Celcius atau lebih
    • Sembuh dari Covid-19 kurang dari 3 bulan
    • Pascaimunisasi lain kurang dari 1 bulan
    • Hamil
    • Hipertensi tidak terkendali
    • Diabetes tidak terkendali
    • Penyakit kronik yang tidak terkendali

    [Dexpert.co.id]

    (roy/dru)



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.