Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ahli Temukan Cara Mudah Cegah Diabetes, Cukup 30 Menit
    Inspiring You

    Ahli Temukan Cara Mudah Cegah Diabetes, Cukup 30 Menit

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Januari 2024Updated:12 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bagi orang dewasa atau lanjut usia (lansia), olahraga sering “dihindari” salah satunya karena khawatir risiko cedera. Padahal, ada olahraga yang mudah dilakukan, tanpa menggunakan alat, dan bisa dilakukan kapan saja. Apa itu?

    Melansir dari laman resmi American Diabetes Association, sejumlah penelitian menemukan bahwa berjalan kaki adalah “olahraga mudah” untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah diabetes.

    Menurut para peneliti, berjalan kaki adalah pilihan yang baik untuk menghindari risiko diabetes. Faktanya, semakin sering berjalan kaki, terutama dengan kecepatan yang lebih intens dan cepat alias jalan cepat, maka semakin rendah pula risiko seseorang mengidap diabetes.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti mengungkapkan, berjalan kaki 10 ribu langkah atau setidaknya 30 menit per hari mampu membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Sebagai catatan bagi pemula, Anda bisa memulai jalan kaki dengan kecepatan pelan sesuai kemampuan. Lalu, secara bertahap ditingkatkan menjadi jalan cepat.

    Jika Anda merasa kesulitan untuk berjalan selama 30 menit sehari, cobalah untuk membaginya dalam beberapa sesi, seperti 10 menit di pagi hari, 10 menit di siang hari, dan 10 menit di malam hari.

    Studi mengungkapkan, semakin banyak jumlah langkah per hari, semakin meningkat pula potensi tubuh dapat mencapai mengontrol kadar gula darah (glukosa darah).

    Spesialis nutrisi kebugaran, Michele Canon, mengatakan bahwa gerakan yang dilakukan tubuh saat berjalan kaki mampu merangsang kontraksi otot dan aliran darah. Kontraksi tersebutlah yang dinilai dapat membantu glukosa masuk ke dalam otot.

    Seiring dengan penjelasan Canon, penasihat senior olahraga di Indiana University, James S. Skinner, mengatakan bahwa molekul gula di dalam darah tidak dapat masuk ke dalam otot tanpa “pengawal”. Dengan demikian, molekul tersebut harus dibantu oleh insulin.

    “Namun, ketika seseorang mengalami kelebihan lemak atau tidak banyak bergerak, jumlah insulin yang dibutuhkan untuk mengangkut gula meningkat. Reseptor insulin di permukaan otot menjadi kurang sensitif. Jika insulin tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup, gula darah akan meningkat,” jelas Skinner, dikutip dari Eating Well, Jumat (12/1/2023).

    “Jika hal ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, situasinya secara bertahap akan menjadi lebih buruk dan orang tersebut pada akhirnya dapat menderita diabetes tipe 2,” imbuhnya.

    Selain mengontrol kadar gula darah, berjalan kaki juga bisa memiliki berbagai manfaat lain, seperti meningkatkan kekuatan tulang dan otot, melatih keseimbangan, menjaga tekanan darah, meningkatkan kesehatan jantung, menjaga kadar kolesterol, hingga menurunkan tingkat stres dan kecemasan.


    Artikel Selanjutnya


    9 Manfaat Daun Salam yang Jarang Diketahui

    (hsy/hsy)


    Innovation Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.