Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kominfo Bicara Merger Operator Seluler Selain Tri & Indosat
    Insight News

    Kominfo Bicara Merger Operator Seluler Selain Tri & Indosat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 November 2021Updated:8 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Kementerian Kominfo menyambut baik adanya merger operator di industri. Salah satunya yang sudah melakukan adalah Indosat dan Tri Indonesia yang telah mengantongi izin dari Kominfo.

    Menurut Dirjen SDPPI, Ismail, setiap merger konsolidasi sifatnya bergantung pada kasus masing-masing perusahaan. Namun pihaknya menyambut baik adanya konsolidasi. Tetap akan ada evaluasi jika ada operator lain yang melakukan merger, seperti Indosat dan Tri Indonesia termasuk soal pengembalian frekuensi ke negara.

    “Setiap melakukan merger penggabungan dilakukan evaluasi. Hasilnya sesuai dengan kondisi komitmen layanan dan penggabungan dan seterusnya,” kata Ismail, Senin (8/11/2021).

    Sebagai informasi Indosat dan Tri Indonesia diwajibkan melakukan pengembalian pita frekuensi. Yakni sebesar 2x5Mhz pada 2,1 Ghz.

    Sementara itu, sempat beredar rumor jika XL Axiata dan Smartfren akan mengikuti jejak Indosat-Tri melakukan merger. Ini dilaporkan oleh Bloomberg pada bulan lalu. Laporan itu menyebutkan dua induk usaha Axiata Group serta Sinar Mas Group telah bekerja sama mempertimbangkan opsi soal berbagi jaringan.

    Bloomberg juga mengatakan pembicaraan keduanya juga masih berlangsung. Serta disebutkan belum ada kepastian merger antara XL dan Smartfren.

    Dua perusahaan juga angkat bicara soal rumor tersebut. Presiden Direktur Smartfren Telecom, Merza Fachys mengatakan terbuka untuk konsolidasi dan kolaborasi dengan pihak lain.

    “Smartfren terbuka untuk berkonsolidasi atau berkolaborasi dengan pemain industri lain dengan tujuan efisiensi operasional. Namun semua pihak harus mendapatkan keuntungan yang sama,” kata dia.

    Direktur XL Axiata, Dian Siswarini juga mengatakan hal yang sama yakni terbuka melakukan konsolidasi dengan pihak manapun. Bloomberg menambahkan Dia mengarahkan untuk menuju ke pemegang saham.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.