Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sepak Terjang Como 1907, Klub Bangkrut yang Dibeli Hartono Bersaudara
    Inspiring You

    Sepak Terjang Como 1907, Klub Bangkrut yang Dibeli Hartono Bersaudara

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Mei 2024Updated:13 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id  – Pembicaraan mengenai klub sepakbola Como 1907 menguat beberapa hari terakhir. Pasalnya, Como berhasil berada di posisi ke-2 Serie B dan memastikan melanjutkan pertandingan ke liga tertinggi di Italia, yakni Serie A. 

    Lebih menariknya lagi keberhasilan tersebut juga menyeret Indonesia karena pemilik Como 1907 adalah orang Indonesia, yakni Michael Hartono dan Budi Hartono. Keduanya merupakan konglomerat Indonesia pemilik perusahaan perbankan BCA dan rokok Djarum.

    Ketika dibeli Hartono bersaudara, Como termasuk klub sepakbola bersejarah di Italia. Klub ini berdiri pada 1907 yang kemudian diberi nama sesuai kota kelahirannya, yakni Kota Como, Italia. Lima tahun setelah berdiri, Como memulai debutnya di Promotion League 1912-1913. Setelahnya, klub tersebut berhasil menembus ke Serie A, liga teratas Italia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sejak itu, Como selalu menjadi sorotan karena berhasil menyaingi klub papan atas lain, seperti Intermilan dan AC Milan. Bahkan, situs resmi klub menjelaskan di periode musim 1927-1945, Como menjadi tim sepakbola yang tidak terkalahkan. Di Serie B dan Serie C, Como selalu menorehkan hasil positif hingga mengungguli AC Milan dan Inter Milan. 

    Hanya saja, dalam perjalanannya, Como 1907 tak selalu mulus. Sepanjang abad ke-20, Como tercatat naik turun liga, dari Serie A ke Serie B lalu lanjut lagi ke Serie A. 

    Dalam situs resmi, sejak awal berdiri Como sudah menyabet tiga gelar juara Serie B dan 4 gelar Serie C. Namun, sekitar musim 2002-2003, nama Como mulai tenggelam. Penyebabnya karena masalah keuangan.

    Besarnya masalah keuangan berdampak pada menurunnya performa Como. Berulangkali menelan kekalahan membuatnya harus terdepak ke liga terendah Italia, yakni Serie D. Pada titik ini pula, Como dinyatakan bangkrut dan tak ada investor yang mau mengelolanya.

    Hanya ada beberapa investor yang hendak membenahi Como, tapi tidak lama. Como pun makin tenggelam. Klub tersebut pun bahkan tidak bisa bermain karena terganjal aturan-aturan yang harus dijalani. Hingga akhirnya di tahun 2019, ada investor serius yang berniat mengelola Como.

    Investor tersebut adalah perusahaan Indonesia, yakni Djarum. Djarum membeli klub tersebut dengan harga sangat rendah bagi pasaran klub, yakni hanya Rp10 miliar. Meski demikian, Djarum tampak serius membenahi Como.

    Sejak dikendalikan Djarum, beberapa nama beken seperti eks-pemain Chelsea Dennis Wise didapuk menjadi penasehat. Lalu, nama-nama lan seperti Thierry Henry dan Cesc Fabregas menjadi pemilik saham minoritas. Kolaborasi ini lantas membuahkan hasil. 

    Como mulai bertanding di Serie D. Lalu berlanjut hingga berhasil menembus Serie A pada 10 Mei 2024 lalu. Keberhasilan ini membuat Como berhasil meraih tempat di liga tertinggi itu setelah penantian 21 tahun. 

    (mfa/mfa)


    Mind your business True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.