Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kasus Covid-19 di Singapura Meroket, Masyarakat RI Harus Khawatir?
    Inspiring You

    Kasus Covid-19 di Singapura Meroket, Masyarakat RI Harus Khawatir?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 Mei 2024Updated:21 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus Covid-19 di Singapura dilaporkan naik pada dua pekan terakhir. Lonjakan kasus tersebut dipicu oleh varian baru Covid-19, yaitu KP.1 dan KP.2.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hingga saat ini kedua varian tersebut mencakup lebih dari dua pertiga kasus di Singapura. Hal ini tentunya membawa kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia sebagai negara tetangga Singapura.

    Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama mengatakan bahwa Covid-19 tidak akan pernah hilang dan akan terus ada baik jumlah kasus sangat rendah atau tinggi. Namun masyarakat jangan khawatir karena bisa menerapkan beberapa pencegahan.

    “Covid-19 tidak akan pernah hilang dan akan terus ada baik jumlah kasus sangat rendah atau tinggi. Namun yang jelas lonjakan kasus per 6 bulan diprediksi akan terus ada karena imunitas menurun terutama pada golongan rentan seperti balita, pralansia di atas 50 tahun, imunitas rendah, orang dengan penyakit komorbid, tenaga kesehatan,” kata dr. Ngabila Salama dalam keterangan yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (21/5/2024).

    Untuk mencegah terkena varian Covid-19 yang baru, ia pun menyarankan untuk melakukan 3M, yakni memakai masker medis di kerumunan, rajin membawa hand sanitizer/mencuci tangan, dan menjaga jarak di kerumunan minimal satu meter.

    Tidak lupa lengkapi diri dengan vaksinasi sesuai ketentuan. Lakukan juga deteksi dini dengan melakukan self test antigen di rumah atau PCR jika ada keluhan batuk pilek, sakit tenggorokan, dan sebagainya.



    Artikel Selanjutnya


    Awas Resesi Seks Mengancam, Penyebabnya Ternyata Efek Covid-19

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Kamu Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.