Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tidak Makan 3 Hari-Tidur di Masjid, Gibran Kini Jadi Manusia Rp1,59 T
    Insight News

    Tidak Makan 3 Hari-Tidur di Masjid, Gibran Kini Jadi Manusia Rp1,59 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Oktober 2024Updated:19 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Jauh sebelum mendirikan eFishery, Gibran Huzaifah hidup sulit saat berkuliah di ITB. Dia harus hidup tanpa uang saku dan tinggal jauh dari keluarga.

    Bahkan, Gibran pernah tidak punya tempat tinggal dan harus hidup berpindah-pindah, dari kampus hingga mesjid. Selain itu juga karena sempat tidak memiliki uang, dia tidak makan selama tiga hari.

    Ayah Gibran diketahui bekerja sebagai mandor konstruksi. Namun pekerjaannya hilang saat Gibran mulai berkuliah.

    Sementara itu, ide mendirikan eFishery saat Gibran sedang berada di kelas biologi. Saat itu tengah mempelajari akuakultur dan membahas mengenai pembibitan ikan lele.

    Dari situ, Gibran mencari modal untuk menyewa kolam lele hingga akhirnya memiliki 76 kolam. Namun ternyata dia juga harus mengalami tantangan, yakni margin keuntungan yang tipis karena pakan mahal dan harga lele yang rendah.

    Setelah itu, Gibran membuat prototipe untuk memberikan makan otomatis pada kolamnya. Dia memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendeteksi adanya permasalahan di kolam termasuk saat kurangnya dan kelebihan pakan.

    Ini menjadi awal pendirian eFishery tahun 2013. Ternyata investor Patrick Walujo tertarik dengan ide Gibran.

    Patrick bercerita bertemu dengan Gibran usai menyelesaikan pendidikan di ITB. Gibran menjelaskan ide membuat alat sensor untuk memberi makan ikan sesuai pergerakannya.

    Sebenarnya ide tersebut tidak terlalu dipercayai Patrick. Namun pada akhirnya dia memberikan pendanaan pada startup itu.

    “Tapi karena saya begitu kagum ide seperti ini dan semangat luar biasa, saya ikut kasih pendanaan sedikit. Supaya saya bisa ikuti perkembangannya seperti apa,” jelasnya.

    “Pada perjalanannya, bisnis berkembang dengan sangat cepat. Paling penting lagi impact diberikan kepada petani iklan”.

    Bisnis eFishery tumbuh secara positif. Patrick sempat menyebutkan startup itu pernah meraup pendapatan lebih besar dari raksasa ride hailing Indonesia, Gojek.

    (dce)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Saat Dunia Bergejolak, Ini Startup Yang “Menarik” Modal Ventura





    Next Article



    Akselerasi Pertumbuhan, Telkomsel Ventures Pimpin Pendanaan Tictag



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.