Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»PHK Menggila, Bos Google Warning Pangkas Karyawan Gila-gilaan
    Insight News

    PHK Menggila, Bos Google Warning Pangkas Karyawan Gila-gilaan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 November 2024Updated:5 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Google nampaknya akan terus melakukan efisiensi di masa depan. Termasuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di perusahaan.

    Hal ini terungkap dalam rapat umum yang dilakukan induk perusahaan Google, Alphabet. CFO Anat Ashkenazi menyatakan akan melakukan lebih banyak pemangkasan untuk memperluas pengembangan infrastruktur AI yang tengah dikerjakan perusahaan pada 2025.

    Restrukturisasi pegawai Google telah dilakukan tahun 2024, saat perusahaan bergerak dalam perlombaan AI. Berikutnya Google melakukan sejumlah PHK, termasuk pada tim pemasaran, cloud dan keamanannya.

    Dalam earnings call sebelumnya Ashkenazi juga sempat mengatakan soal efisiensi lebih lanjut pada jumlah karyawan. Ini jadi salah satu pertanyaan yang diajukan kepadanya saat rapat umum pada Halloween akhir bulan lalu.

    Dia tak menjelaskan lebih lanjut. Hanya mengatakan karyawan menjadi salah satu aset penting yang dimiliki perusahaan dan berinvestasi pada orang-orang serta merekrut 1.000 lulusan baru, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (4/11/2024).

    CEO Sundar Pichai menimpali pernyataan tersebut. Dia juga merujuk menemukan cara melakukan pekerjaan dengan lebih sedikit orang adalah cara efisiensi pada jumlah karyawan.

    Pertanyaan soal PHK dan reorganisasi juga tak sampai di situ. Pertanyaan lain menanyakan soal apakah kemungkinan akan terjadi lagi masa depan.

    Pichai tak menjawab dengan pasti. Hanya memastikan jika keputusan sudah ada maka akan diinformasikan kepada seluruh karyawan.

    “Jika kami membuat keputusan untuk seluruh perusahaan, pasti akan memberitahu Anda,” jelas Pichai.

    Dalam kesempatan itu, Pichai juga mengungkapkan soal peningkatan belanja modal untuk AI. Dia mengatakan penambahan itu tidak dilakukan selamanya.

    “Saat ada pergeseran teknologi, pada tahap awal, Anda berinvestasi tidak proporsional dan kurvanya membaik, itulah transisi sebagai industri yang kami tengah lewati,” kata dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: QRIS & Jurus RI Kembangkan Sistem Pembayaran Yang Inklusif




    Next Article



    Badai PHK Menggila, Microsoft-Google Kompak Pangkas Ratusan Karyawan



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.