Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Mi Instan Direbus Bersama Kemasannya, Ini Warning Ahli Kimia
    Inspiring You

    Viral Mi Instan Direbus Bersama Kemasannya, Ini Warning Ahli Kimia

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 November 2024Updated:7 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Beberapa waktu belakangan ini, warganet Indonesia menyoroti sejumlah video merebus mi instan beserta bungkusnya yang viral di media sosial. Sebenarnya, apakah hal ini boleh dilakukan?

    Diketahui, berdasarkan instruksi yang tertera pada kemasan, mi instan mentah wajib dikeluarkan terlebih dahulu dari bungkus sebelum dimasak dengan air mendidih. Merebus mi instan bersamaan dengan bungkusnya tentu tak sesuai instruksi dan mampu membahayakan kesehatan konsumen.

    Peneliti Pusat Penelitian Kimia Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Joddy Arya Laksmono mengungkapkan bahwa merebus makanan, termasuk mi instan bersama bungkusnya dapat memicu berbagai risiko penyakit, termasuk kanker hati; kulit; dan mengganggu sistem imun tubuh.

    Joddy menjelaskan, kemasan plastik terdiri atas berbagai senyawa yang bervariasi, tergantung jenis plastik dan tujuan penggunaannya. Menurut Joddy, kemasan plastik yang terkena suhu tinggi memicu pelepasan senyawa kimia berbahaya ke dalam makanan atau minuman yang dikemas.

    Kemasan plastik yang terkena suhu tinggi dapat melepaskan senyawa kimia, seperti BPA yang jika larut ke dalam makanan bisa mengganggu sistem endokrin.

    Joddy menjelaskan, memanaskan plastik juga mampu memicu terbentuknya dioksin, yakni zat karsinogen alias penyebab kanker yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paparan dioksin yang berkelanjutan dapat meningkatkan risiko berbagai kanker, terutama kanker hati, kulit, dan sistem imun tubuh.

    Kemudian, kemasan plastik yang terbuat dari polivinil klorida (PVC), suhu tinggi bisa melepaskan flatat yang bisa mengganggu keseimbangan hormon dan berdampak negatif pada kesehatan reproduksi.

    “Dalam memasak makanan menggunakan kemasan, terdapat aspek yang harus diperhatikan untuk memastikan keamanan dan mencegah risiko kontaminasi bahan kimia,” jelas Joddy, dikutip dari detikhealth, Kamis (7/11/2024).

    Joddy menyebut, sebenarnya ada sejumlah jenis kemasan plastik yang dirancang khusus untuk digunakan dalam kondisi suhu tinggi. Kemasan ini dibuat dari plastik atau material lain yang aman saat dipanaskan dan tidak melepaskan senyawa berbahaya.

    Maka dari itu, ia pun mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan kemasan plastik sekali pakai, seperti styrofoam, wadah polistirena, dan kantong plastik biasa.

    “Sangat disarankan untuk memasak mi instan tanpa plastik dan menggunakan peralatan yang aman bagi kesehatan,” tegas Joddy.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Hampir 20 Juta Orang Indonesia Kena Diabetes




    Next Article



    Gunung Tertinggi di Korea Selatan Rusak karena Mie Instan, Kok Bisa?



    Innovation Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.