Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Ungkap Pusat AI RI di Sumatra dan Kalimatan
    Insight News

    Google Ungkap Pusat AI RI di Sumatra dan Kalimatan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 November 2024Updated:7 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Bersama dengan banyak masyarakat dunia, Indonesia juga ikut masuk ke era kecerdasan buatan (artificial intelligence). Ada sejumlah daerah yang disebut terdepan soal teknologi AI.

    Laporan e-Conomy SEA 2024 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company memiliki bagian soal AI salah satunya terkait daerah yang memimpin minat dan permintaan AI di Indonesia.

    Ternyata hasil laporan menunjukkan wilayah tersebut tidak terbatas ada di Pulau Jawa saja. Namun juga tersebar di daerah lain.

    Jakarta menjadi salah satu wilayah yang memimpin. Di luar Jakarta, ada dua daerah lainnya adalah Kepulauan Riau dan Kalimantan Timur.

    Dalam keterangannya, ini diukur berdasarkan volume pencarian soal AI. Indeks disusun berdasarkan populasi internet pada setiap pasar, dikutip Kamis (7/11/2024).

    Dalam laporan yang sama juga disebutkan industri teratas yang memiliki minat pada AI. Posisi pertama adalah marketing, lalu ada gaming dan juga pendidikan.

    Laporan tersebut berdasarkan topik pencarian soal AI. Penelusuran diambil berdasarkan yang relevan dengan setiap industri.

    Sementara itu, AI juga telah masuk dalam sejumlah aplikasi. Laporan itu membagikan tiga aplikasi yang memiliki fitur AI tersebut di dalamnya.

    Ada terkait kreasi konten dan efek foto yang masing-masing sebesar 9%, serta aplikasi terkait edit video (7%). Masih ada 69% aplikasi lain yang juga sudah termasuk fitur AI.

    Laporan ini memuat juga soal ekonomi digital di Indonesia. Misalnya pertumbuhan ekonomi akan mencapai US$90 miliar tahun ini.

    Selain itu juga terkait konsumen dan kreator tanah air yang suka menggunakan bahasa lokal. Laporan itu menyebutkan 88% kreator yang membuat konten dengan bahasa Indonesia.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: RI Wajib Jadi Pemain Ekonomi Digital, Jangan Hanya Jadi Pasar





    Next Article



    Bapak AI Buka-bukaan Soal Masa Depan Manusia, Berani Baca?



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.