Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Nasib Manusia Rp 2.000 Triliun Ditentukan Minggu Ini
    Insight News

    Nasib Manusia Rp 2.000 Triliun Ditentukan Minggu Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 November 2024Updated:21 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Nvidia Jensen Huang akan menyampaikan laporan mengenai chip AI Blackwell kepada para investor pekan ini. Blackwell adalah chip generasi terbaru yang mulai dikirim ke pengguna akhir seperti MicrosofT, Google, dan OpenAI.

    Pasalnya, laporan mengenai permintaan chip Blackwell jauh lebih penting dari hasil kuartal ketiga (Q3) Nvidia.

    Agustus lalu perusahaan memperkirakan sekitar beberapa miliar Blackwell telah dipesan selama kuartal Januari.

    “Perkiraan dasar kami adalah Nvidia akan mengapalkan 100 ribu GPU Blackwell pada kuartal 4, yang kami yakini mendekati angka yang diharapkan oleh para investor,” tulis analis Raymond James Srini Pajjuri dalam sebuah catatan, dikutip CNBC Internasional, Rabu (20/11/2024).

    Secara kinerja, meskipun persaingan meningkat, Nvidia menguasai 80% pasar yang berkembang pesat untuk chip kecerdasan buatan (AI) sebagai unit pemrosesan grafis, atau GPU.

    Apa yang ingin dilihat oleh para investor ketika Huang melaporkan pendapatan kuartal ketiganya Rabu ini adalah apakah Nvidia dapat terus tumbuh dengan pesat, bahkan ketika booming AI memasuki tahun ketiganya.

    Perusahaan besutan pria dengan harta US$125,9 triliun atau sekitar Rp 2.005 triliun itu, memasuki wilayah yang belum dipetakan sebelumnya. Nvidia berusaha untuk terus tumbuh dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,5 triliun, tulis analis HSBC Frank Lee dalam sebuah laporan.

    Sejak laporan laba terakhir Nvidia, saham perusahaan naik hampir 19%. Bersamaan dengan kenaikan saham tersebut, terjadi peningkatan tajam dalam penjualan dan margin. Serta rasio harga terhadap laba ke depannya telah meningkat menjadi hanya di bawah 50, menurut FactSet.

    Analis yang disurvei oleh LSEG memperkirakan pendapatan sekitar US$33,12 miliar, sebuah pertumbuhan pasar hampir 83% dibandingkan dengan tahun lalu. Perusahaan juga diharapkan membukukan laba per saham sebesar 75 sen, menurut estimasi konsensus LSEG.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: LLV Wujudkan Digital Hub BSD City Sebagai “Silicon Valley” RI




    Next Article



    Manusia Rp 1.800 T Makin Kaya, Bagikan Rahasia Tajir Melintir



    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.