Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Remaja Perokok di Negara Ini Berkurang, Tapi Kena Masalah Baru
    Inspiring You

    Remaja Perokok di Negara Ini Berkurang, Tapi Kena Masalah Baru

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 November 2024Updated:23 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Fenomena baru muncul di Korea Selatan. Jumlah konsumsi rokok dan alkohol di kalangan remaja berkurang, namun muncul masalah baru.

    Survei kesehatan terbaru menunjukkan penurunan adanya penurunan yang signifikan dalam konsumsi rokok dan alkohol di kalangan remaja Korea Selatan dalam 20 tahun terakhir.

    Hanya saja tren negatif lainnya muncul yakini masalah kesehatan mental dan kebiasaan makan, seperti yang dilansir The Korea Herald, dikutip Sabtu (23/11/2024).

    Kementerian Pendidikan dan Badan Pengendalian Pencegahan Penyakit Korea mengukur siswa yang merokok setidaknya sekali dalam sebulan terakhir, itu menunjukkan penurunan dari 11,8% pada tahun 2005 menjadi 3,6% pada tahun ini.

    Demikian juga proprosi siswa yang minum setidaknya satu gelas alkohol dalam 30 hari terakhir, turun menjadi 9,7% dari 27% pada periode yang sama.

    Di sisi lain, meski ada kemajuan dalam mengurangi kebiasaan buruk itu, indikator pola makan dan kesehatan mental justru semakin memburuk.

    Jumlah remaja yang tidak sarapan meningkat menjadi 42,4%, dari 27,1% pada tahun 2005. Sedangkan konsumsi makanan cepat saji juga meningkat dua kali lipat sejak tahun 2009. Hampir 29% remaja mengonsumsi makanan cepat saji tiga kali lebih dalam seminggu.

    Tren kesehatan mental juga memburuk selama dekade terakhir. Meskipun tingkat stres dan depresi meningkat antara tahun 2005 dan 2015, angka tersebut kini semakin memburuk. Tahun ini, 42,3 remaja melaporkan mengalami stres yang signifikan, dan 27,7% merasa depresi hingga mengganggu kehidupan sehari-hari selama dua minggu atau lebih dalam setahun terakhir.

    Diketahui survei tahunan itu yang dimulai pada tahun 2005, mengumpulkan tanggapan dari 60.000 siswa di 800 sekolah menengah pertama dan atas pada tahun ini. Guna memberikan wawasan mengenai perkembangan kesehatan remaja Korea Selatan, terutama merokok, minum minuman keras dan nutrisi.

    (dce)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Timnas Indonesia Cetak Lima Rekor Usai Menang Lawan Arab Saudi




    Next Article



    Mengenal Kanker Biang Kerok 6.500 Pria Brasil Terpaksa Amputasi Penis



    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.