Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Wanita Tangsel 23 Tahun Curhat Sakit Kepala Dikira Kena Stroke
    Inspiring You

    Viral Wanita Tangsel 23 Tahun Curhat Sakit Kepala Dikira Kena Stroke

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Desember 2024Updated:10 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Viral curhat wanita 23 tahun syok ketika keluhannya pertama kali dicurigai mengarah ke stroke. Adalah Ghina di Tangerang Selatan yang satu bulan terakhir mengeluh sakit kepala tak kunjung mereda.

    Dirinya kala itu langsung dirujuk ke dokter saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rupanya, Ghina harus segera menjalani CT scan. Sayangnya, hasil pemeriksaan baru bisa didapatkan empat hari setelahnya.

    “Satu bulan full, sakit kepala nggak hilang, semua jenis painkiller nggak mempan. Nahan sakit kepala berkali-kali, tetapi hasil CT scan saat itu bagus nggak ada tumor,” terang dia kepada detikcom, Selasa (10/12/2024).

    “Lanjut dirujuk ke RS yang lebih gede buat MRI, masih sekitar semingguan lagi untuk MRI tapi saat itu sudah dicurigai stroke sama dokter karena lidahnya miring, apa nggak banjir umur 23 diduga stroke?” lanjut Ghina.

    Mendapat kabar tersebut, nyaris seluruh keluarganya ikut panik dan menyarankan Ghina mengambil cuti dari pekerjaan. Sembari menunggu jadwal MRI, Ghina mencari ‘second opinion’ ke rumah sakit lain yakni di RS Pusat Otak Nasional (RS PON).

    Total ada lebih dari empat dokter yang dikunjungi untuk pengobatan. Kondisinya kemudian terungkap, bukan terkait stroke tetapi dinyatakan terkena sindrom leher lurus.

    “Ini akibat posisi yang salah dalam durasi yang lama, makanya sakit ke kepala, bahu, punggung, tangan. Rekomendasi dokter ambil cuti besar, biar nggak kebanyakan depan laptop dulu,” terang dia.

    Kini Ghina masih menjalani sejumlah perawatan untuk menjaga postur, termasuk fisioterapi.

    “Nggak boleh sering-sering nunduk, setelah enam bulan nanti bakal dievaluasi lagi,” tutur dia.

    Ghina berpesan kepada banyak orang untuk tidak terlalu lama berdiam diri di depan gadget, mengingat pada kasus tertentu, dibutuhkan operasi untuk pengobatan lebih lanjut.

    “Umur 40-an masih wajar kena penyakit begini sehingga masih dianjurkan untuk operasi, tapi kalau 20-an masih kemudaan,” pungkasnya.

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video:Resmi Dibuka, Jakarta X Beauty 2024 Hidupkan Industri Kecantikan




    Next Article



    Studi Ungkap Pemanis Buatan Picu Sakit Jantung & Stroke



    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.