Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bocah 14 Tahun Kecanduan Judi Online, Rugi Sampai Rp 3 Miliar
    Insight News

    Bocah 14 Tahun Kecanduan Judi Online, Rugi Sampai Rp 3 Miliar

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2024Updated:20 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Judi online menyasar banyak pihak, tak terkecuali para remaja. Salah satunya anak 14 tahun yang kecanduan aktivitas tersebut sampai bertaruh 150 ribu poundsterling (Rp 3 miliar) di aplikasi game Roblox.

    Padahal usianya belum legal untuk bisa berjudi di Amerika Serikat, negara asalnya, yang mengharuskan berusia 21 tahun. Remaja yang disebut Robert itu mengatakan ibunya sempat menghentikannya tapi itupun tak mempan.

    “Ibu saya mencoba menghentikan, namun saya tidak melakukannya. Saya menyukai adrenalin saat melakukan taruhan yang semakin besar,” jelasnya dalam laporan Sky News, dikutip Kamis (19/12/2024).

    Kasino di Roblox memang tidak dipublikasikan, namun mengizinkan anak-anak segala usia mendaftar dengan kredensial dengan akun Roblox. Uang yang dipertaruhkan menggunakan mata uang Roblox, Robux.

    Tercatat tiga kasino terbesar di platform itu, yakni BloxFlip, Bloxmoon dan RBLXWild. Total semuanya dikunjungi 2,8 juta pengunjung per bulan dengan taruhan di dalamnya mencapai jutaan poundsterling.

    Sky News melaporkan pengguna kehilangan total 8,9 juta poundsterling (Rp 183 miliar) hanya dari Blooxmoon saja. Jumlah tersebut termasuk dari RBLXWild, yang dibeli Blooxmoon pada Juli 2024 lalu.

    Sepanjang April hingga Oktober 2024, pengguna memasang taruhan US$22,3 juta (Rp 363,5 miliar). Namun pihak kasino hanya membayar US$20,1 juta (Rp 327,6 miliar) sisanya menjadi pendapatan mereka.

    Komisi Perjudian Inggris memastikan telah memblokir akses kasino dari negara tersebut. “Para penjahat akan selalu mencoba dan menemukan cara baru mengeksploitasi orang termasuk anak-anak,” kepala eksekutif Andrew Rhodes.

    Sky News menuliskan ketiga kasino terbesar itu sudah menutup operasionalnya secara permanen. Sementara Roblox memastikan pihaknya tidak mendukung aktivitas tersebut.

    Perusahaan juga mengklaim mengambil sejumlah langkah menghentikan aktivitas mereka. Termasuk dengan menugasi kelompok khusus untuk mengidentifikasi aktivitas penipuan di platform.

    “Kami bekerja sama dengan otoritas penegak hukum jika memungkinkan untuk mengejar pemilik situs web tersebut,” kata juru bicara Roblox.

    “Upaya kami membuahkan hasil, namun kami menyambut baik tindakan penegak hukum lebih lanjut dan kewaspadaan dari penyedia hosting untuk menutup situs,” ujarnya menambahkan.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Batasi Transfer Pulsa Untuk Basmi Judi Online, Yakin Efektif?





    Next Article



    Bahaya Judi Online Nyata, Segini Duit Warga RI yang Menguap



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.