Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Alasan K Jadi Singkatan Ribu, Ternyata Begini Asal-usulnya
    Inspiring You

    Alasan K Jadi Singkatan Ribu, Ternyata Begini Asal-usulnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Desember 2024Updated:22 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Penyebutan “K” sebagai pengganti “ribu” sering ditemui. Beberapa menu makanan di restoran, papan harga di toko, hingga materi promosi di media sosial, kerap mengganti “ribu” dengan “K”.

    Misalnya, saat membeli sesuatu Anda melihat harga 15K, yang memiliki arti Rp 15.000. Hal ini cukup aneh, sebab “K” bukan huruf depan “ribu”, sehingga bukan merupakan singkatan.

    Lantas, bagaimana asal-usul “K” menjadi pengganti “ribu”? Dikutip dari Merriam-Webster, satuan “K” memiliki kepanjangan kilo.

    Kilo merupakan unit pengukuran dalam Sistem Satuan Internasional atau SI (Système international d’unités). Kita mengenal kilometer sebagai satuan jarak, kemudian kilogram sebagai satuan berat.

    Dalam tingkatan, kilo sama dengan 1.000 gram dan 1.000 meter. Karena itulah, sebagian orang mengganti “ribu” dengan “K”.

    Kata kilo berasal dari bahasa Yunani “chilioi” yang digunakan untuk menyatakan banyak atau jamak. Penggunaan “K” untuk menyingkat ribu sudah dimulai setidaknya sejak pertengahan 1940-an.

    Catatan sejarah menunjukkan bahwa “K” sebagai ribu ada dalam glosarium buku teks Basic Electrical Engineering terbitan McGraw-Hill’s pada tahun 1945. Dua tahun kemudian, perusahaan elektronik Radio Corporation of America (RCA) juga memasukkan “K” dalam glosariumnya, Common Words in Radio, Television, & Electronics.

    Penggunaan “K” dalam Uang

    Sebenarnya, penggunaan huruf “K” juga sering dibarengi dengan penggunaan istilah IDR, misalnya harga yang dijual IDR 50K artinya Rp 50.000. IDR sendiri merupakan singkatan dari Indonesian Rupiah atau Rupiah Indonesia. IDR merupakan kode resmi mata uang Indonesia menurut ISO 4217.

    Maka dari itu, jika menemukan sebuah produk yang terdapat keterangan di dalamnya IDR 100K. Artinya adalah harga produk tersebut sebesar Rp100.000.

    Tetapi banyak kejadian yang ditemukan bahwa huruf “K” dalam label harga tidak mencantumkan nama mata uang seperti IDR atau USD. Nah, terkait hal ini, arti “K” pada harga biasanya mengacu pada ketentuan mata uang yang berlaku di masing-masing negara.

    Misalnya, makanan sushi yang dijual di Indonesia dibanderol dengan harga 30K. Artinya makanan sushi tersebut dijual dengan harga Rp30.000.

    Penggunaan “K” dalam Teknologi

    Tidak cuma untuk menunjukkan harga, satuan “K” juga digunakan dalam istilah teknologi. Salah satunya yaitu digunakan untuk menunjukkan resolusi pada gambar seperti 2K dan 4K. Resolusi 2K berarti 2.560 x 1.440, sedangkan 4K berarti 3.840 x 2.160 dalam satuan pixel.

    Itulah sejumlah penjelasan mengenai arti “K” pada harga sekaligus menjawab pertanyaan mengenai mengenai 50K berapa Rupiah.

    Semoga informasi ini membantu!

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Masa Depan Bisnis Kosmetik Lokal Hadapi Serbuan Produk Ilegal

    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.