Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tak Disangka Sudah Ada 678 Juta Perangkat IoT di RI, Ini Kegunaannya
    Insight News

    Tak Disangka Sudah Ada 678 Juta Perangkat IoT di RI, Ini Kegunaannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Desember 2024Updated:23 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Perkembangan Internet of Things (IoT) makin pesat, baik penggunaan konsumen atau korporasi. Asosisasi IoT Indonesia mempediksi di 2025 mendatang akan ada sekitar 678 juta perangkat iOT yang ada di Indonesia dengan besar pasar mencapai sekitar US$ 40 miliar.

    “Jadi ini satu pasar yang demikian besarnya,” kata Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya dalam segmen Tech A Look di CNBC Indonesia, Senin (243/12/2024).

    Teguh juga melihat beberapa sektor akan lebih meningkat dalam penggunaan IoT dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

    Pertama adalah sektor konsumen, seperti smart home yang akan terus tumbuh. Kedua kalau yakni penggunaan IoT di sektor agriculture juga akan tumbuh. Hal ini sejalan dengan arah pemerintah yang membuka lahan baru dan segala macam yang berbasis teknologi.

    Kemudian yang ketiga adalah dari sektor health care. Dari sisi ini juga tumbuh karena membutuhkan perangkat-perangkat kedokteran yang saling terhubung.

    Di samping itu health care juga bisa untuk personal health care, tidak hanya public health care yang ada.

    “Bisa dipakai untuk remote telemedicine, bahkan telesurgery bisa dilakukan di sana, sensor-sensor yang ada, baik itu untuk preventif maupun untuk korektif, sampai nanti untuk maintenance, untuk kesehatan itu sendiri, untuk health care,” jelas Teguh.

    Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah untuk sektor pendidikan untuk memenuhi kebutuhan smart classroom, smart school, dan sebagainya.

    “Jadi ini sangat-sangat sektoral, dan kalau kita lihat semua akan rame-rame pakai IoT. Jadi IoT sudah anywhere lah kalau kita mengatakan tahun 2025 beyond. Sudah saatnya semua sektor semakin mendekati artificial intelligence dan juga IoT, karena memang banyak keuntungannya menggunakan hal tersebut.” pungkasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Diminati Google-Facebook, Investasi Kabel Laut RI Kian Menarik?


    Techno update Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.