Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kenali Tanda Kurang Kencing yang Bisa Picu Masalah Ginjal
    Inspiring You

    Kenali Tanda Kurang Kencing yang Bisa Picu Masalah Ginjal

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Desember 2024Updated:24 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Seberapa sering Anda buang air kecil atau kencing bisa menjadi pertanda sehat atau tidaknya tubuh. Ahli menyebut, pada siang hari, mayoritas orang yang sehat buang air kecil sekitar enam hingga delapan kali. 

    Di sisi lain, jika Anda buang air kecil kurang dari empat kali sehari, bisa berarti Anda mengalami dehidrasi atau ada masalah dengan cara kerja kandung kemih atau ginjal Anda, kata Dr. Jamin Brahmbhatt, seorang ahli urologi di Orlando Health dan kontributor CNN.

    Selain itu, kadar kalsium yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan pembentukan batu kandung kemih dan menghalangi keluarnya air kencing, kata Dr. David Shusterman, seorang ahli urologi bersertifikat di NY Urology di New York City.

    Mengenai hidrasi, National Academy of Medicine merekomendasikan wanita mengonsumsi 2,7 liter cairan setiap hari, dan pria mengonsumsi 3,7 liter cairan setiap hari. Rekomendasi ini mencakup semua cairan dan makanan yang mengandung banyak air seperti buah, sayur, dan sup.

    Karena rasio asupan air rata-rata dari cairan terhadap makanan adalah sekitar 80:20, maka jumlah hariannya adalah 9 gelas untuk wanita dan 12,5 gelas untuk pria.

    Bahaya jarang kencing

    Jarang buang air kecil dapat meningkatkan risiko bakteri bersarang di uretra dan memicu infeksi saluran kemih.

    Jika Anda jarang buang air kecil karena menahannya, kebiasaan itu dapat membahayakan kesehatan karena meningkatkan risiko berbagai masalah seperti infeksi ginjal atau melemahnya otot kandung kemih akibat mengejan terus-menerus.

    Jika Anda sudah mengubah gaya hidup tetapi masih belum cukup buang air kecil, Anda juga perlu menemui dokter spesialis urologi atau subspesialis disfungsi pengosongan kandung kemih, istilah medis untuk masalah pada fungsi tubuh yang mengeluarkan limbah. 

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kalah Dari Filipina, Erick Akan Evaluasi Timnas & STY





    Next Article



    Waspada! Ini Penyebab Gagal Ginjal di Kalangan Usia Muda



    Ide Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.