Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rekor Baru, Apple Raksasa Dunia Pertama Bernilai Rp 62.000 Triliun
    Insight News

    Rekor Baru, Apple Raksasa Dunia Pertama Bernilai Rp 62.000 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Desember 2024Updated:24 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat Apple menjadi perusahaan pertama di dunia yang valuasi pasarnya hampir mencapai US$4 triliun atau persisnya US$ 3,85 triliun (Rp62.323 triliun)

    Perusahaan ini telah mengungguli Nvidia dan Microsoft berkat lonjakan saham sekitar 16% sejak awal November 2024 yang telah menambahkan sekitar US$ 500 miliar ke kapitalisasi pasarnya.

    “Rally terbaru dalam saham Apple mencerminkan antusiasme investor terhadap kecerdasan buatan dan ekspektasi bahwa hal ini akan menghasilkan supercycle peningkatan iPhone,” kata Tom Forte, analis di Maxim Group, dikutip dari Reuters, Selasa (24/12/2024).

    Apple menjadi perusahaan AS pertama yang mencapai tonggak sejarah valuasi hingga mencapai triliunan dolar.

    Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini telah menuai kritik karena lamban dalam memetakan strategi kecerdasan buatan (AI), sementara Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta Platforms telah melesat maju untuk mendominasi teknologi yang sedang berkembang.

    Saham Nvidia, yang unggul di pasar AI, telah melonjak lebih dari 800% selama dua tahun terakhir, dibandingkan dengan kenaikan saham Apple yang hampir dua kali lipat selama periode yang sama.

    Apple pada awal Desember mulai mengintegrasikan ChatGPT OpenAI ke dalam perangkatnya setelah mengumumkan rencana pada Juni untuk mengintegrasikan teknologi AI generatif di seluruh rangkaian aplikasinya.

    Perusahaan memperkirakan pendapatan keseluruhan akan meningkat rendah hingga pertengahan satu digit, selama kuartal pertama fiskal.

    Namun, data LSEG menunjukkan analis memperkirakan pendapatan dari iPhone akan pulih pada 2025 mendatang.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kemenperin Buka Suara Soal Isu Launching IPhone 16




    Next Article



    Ini Dua Jenis iPhone Paling Laris, Apple Genjot Produksi



    Techno update Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.