Jakarta, CNBC Indonesia – Harga properti kian tak terjangkau dan KPR hanyalah salah satu dari sekian banyak hal yang perlu diperhatikan ketika ingin membeli rumah.
Laporan terbaru yang dilakukan Bestbrokers.com membandingkan harga rumah di berbagai negara pada 2024. Mereka melihat harga rumah per meter persegi dalam dolar AS per 10 September yang diterbitkan oleh Numbeo. Data itu kemudian disandingkan dengan data pendapatan rata-rata untuk mengidentifikasi negara dengan harga rumah yang paling terjangkau dibandingkan dengan gaji rata-rata pekerja.
Laporan tersebut menemukan bahwa negara dengan harga rumah termahal ternyata bukanlah negara maju dengan standar hidup yang tinggi. Justru, laporan itu mengungkap bahwa harga rumah termahal ternyata ada di negara-negara dengan perekonomian yang lebih rendah.
Turki adalah negara yang paling tidak terjangkau untuk membeli rumah pada tahun 2024. Rasio harga rumah di Turki terhadap pendapatan rata-rata warganya adalah sebesar 81,45%.
Indonesia juga termasuk negara termahal untuk membeli rumah. Rasio harga rumah di Indonesia terhadap pendapatan rata-rata warganya adalah sebesar 48,35%.
Berikut adalah 10 negara yang paling tidak terjangkau untuk membeli rumah pada 2024 menurut laporan Bestbrokers.com
- Turki – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 81,45%
- Nepal – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 59,04%
- India – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 49,86%
- Indonesia – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 48,35%
- Armenia – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 46,12%
- Korea Selatan – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 38,71%
- Peru – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 33,01%
- Republik Dominika – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 29,06%
- Brazil – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 28,10%
- Chile – rasio rumah terhadap rata-rata pendapatan 28,01%
(hsy/hsy)
