Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»11 Tahun Jadi Aplikasi Pengganti WhatsApp, Telegram Baru Untung
    Insight News

    11 Tahun Jadi Aplikasi Pengganti WhatsApp, Telegram Baru Untung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Desember 2024Updated:30 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi pesan instan Telegram baru mendapat untung untuk pertama kalinya setelah 11 tahun beroperasi dan menjadi alternatif pengganti WhatsApp.

    Pendapatan Telegram ditaksir melampaui US$1 miliar (sekitar Rp 16,2 triliun) dengan cadangan uang tunai sebesar US$500 juta dan tidak termasuk aset mata uang kripto.

    Pencapaian ini akhirnya terjadi setelah bertahun-tahun perusahaan menghadapi masalah keuangan dan utang yang menumpuk, dikutip dari Economic Times, Senin (30/12/2024).

    Sejak beroperasi tahun 2013, Telegram menawarkan layanan pesan instan secara gratis. Namun baru-baru ini mereka memulai beragam strategi monetisasi baru.

    Seperti misalnya layanan berlangganan premium dengan harga US$ 4,99 per bulan. Telegram kini dilaporkan memiliki memiliki 12 juta pengguna berbayar. Perusahaan juga melakukan pendekatan iklan yang agresif.

    Pendiri Telegram Pavel Durov telah melunasi sebagian besar utang perusahaan senilai US$2 miliar dan menekankan pada fakta bahwa perusahaan dapat mempertahankan keberlanjutan keuangan dengan tetap menghormati hak-hak pengguna.

    Terlepas dari kejayaan masalah finansial, Telegram masih terus menghadapi pengawasan global atas masalah moderasi konten.

    Aplikasi ini cukup kontroversial karena penyaringan kontennya yang minim dan menyebabkan potensi pemblokiran di banyak negara.

    Dengan hampir 950 juta pengguna aktif bulanan, Telegram telah memposisikan dirinya sebagai layanan perpesanan unik yang memprioritaskan privasi dan kemandirian pengguna, sekaligus berhasil mengatasi tantangan keuangan dan regulasi yang kompleks.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ancaman Siber Masif di 2025, Pemerintah Didesak Benahi Regulasi





    Next Article



    Aplikasi Pengganti WhatsApp Tiba-tiba Mau Jadi Google



    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.