Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Karyawan Waspada Tahun 2025 Bakal Berat, Ini Kata CEO Google
    Insight News

    Karyawan Waspada Tahun 2025 Bakal Berat, Ini Kata CEO Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Desember 2024Updated:30 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Google Sundar Pichai memberi peringatan bahaya pada 2025 mendatang. Tahun depan perusahaannya bakal berjuang sangat keras karena menghadapi berbagai tantangan termasuk dari teknologi Artificial Intelligence (AI).

    Di depan para karyawan, Pichai menyebut perusahaan harus bertaruh besar tahun depan. Sebab, industri teknologi menghadapi peningkatan persaingan, rintangan regulasi, dan kemajuan pesat dalam AI.

    “Saya pikir 2025 akan kritis,” kata Pichai dalam rapat strategis 2025, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (30/12/2024).

    “Ini penting untuk kita semua menginternalisasi urgensi dalam momen ini, dan perlu bergerak lebih cepat sebagai perusahaan. Taruhannya tinggi, ini momen yang disruptif. Pada tahun 2025, kita harus fokus membuka manfaat pada teknologi ini dan memecahkan masalah pengguna,” imbuhnya.

    Sepanjang tahun ini Google diketahui terjerat beberapa masalah dengan regulator. Misalnya, kasus anti-monopoli di sistem pencarian dan layanan lainnya.

    Departemen Kehakiman AS (DOJ) meminta Google melepaskan unit browser Chrome pada November lalu. Dalam kasus terpisah lembaga itu juga menuding Google mendominasi iklan online secara ilegal.

    Bukan hanya di AS, Google juga menghadapi masalah dengan pengawas persaingan Inggris. Ini masih terkait praktik iklan Google yang dinilai tak sesuai dan berdampak pada persaingan.

    Pichai mengakui Google diawasi di seluruh dunia. Hal itu dipastikan tidak mengganggu, dan disebutnya menjadi ukuran dan kesuksesan perusahaannya.

    “Ini menjadi bagian dari tren yang luas saat teknologi berdampak sangat besar dengan masyarakat. Jadi lebih dari sebelumnya, kita perlu memastikan tidak terganggu,” jelasnya.

    Tahun depan Google juga dipastikan masih berfokus pada AI. Termasuk mengembangkan aplikasi Gemini, model AI buatan perusahaan.

    “Menskalakan Gemini untuk sisi konsumen jadi fokus terbesar kami tahun depan,” ucapnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ancaman Siber Masif di 2025, Pemerintah Didesak Benahi Regulasi





    Next Article



    Mantan CEO Bilang WFH Kesalahan Besar Google



    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.