Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bocoran Email Bongkar Sosok Elon Musk yang Sebenarnya
    Insight News

    Bocoran Email Bongkar Sosok Elon Musk yang Sebenarnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Desember 2024Updated:31 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ketegangan antara Elon Musk dan CEO OpenAI Sam Altman sudah terjadi dalam waktu lama. Pasalnya, Musk dulunya merupakan salah satu pendiri OpenAI, kemudian hengkang karena tak satu suara dengan visi OpenAI.

    Beberapa saat lalu, Musk menggugat Altman. Selama penyelidikan berlangsung, email yang dikirim Musk sejak awal berdirinya OpenAI, dibongkar di pengadilan.

    Dalam email yang dibongkar terlihat ketegangan mengenai siapa yang akan mengendalikan perusahaan kecerdasan buatan tersebut.

    Pada satu email awal yang diajukan sebagai bukti dalam persidangan Musk vs Altman, salah satu pendiri OpenAI, Ilya Sutskever, menyindir Musk karena terlalu egois untuk mengontrol perusahaan.

    Ia juga menyatakan pendapatnya tentang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh artificial general intelligence (AGI) bagi manusia di masa mendatang.

    “Struktur saat ini memberi Anda jalan di mana Anda berakhir dengan kontrol sepihak atas AGI,” tulis Sutskever kepada Musk pada September 2017, seperti dikutip dari Futurism, Senin (30/12/2024).

    “Anda menyatakan bahwa Anda tidak ingin mengendalikan AGI, tetapi selama negosiasi ini, Anda telah menunjukkan kepada kami bahwa kontrol mutlak sangat penting bagi Anda. Sebagai contoh, Anda mengatakan bahwa Anda perlu menjadi CEO perusahaan baru sehingga semua orang akan tahu bahwa Andalah yang memegang kendali,” lanjutnya.

    “Meskipun Anda juga menyatakan bahwa Anda tidak suka menjadi CEO dan lebih memilih untuk tidak menjadi CEO,” kata dia.

    Perlu dicatat bahwa email tersebut dikirim kurang dari enam bulan sebelum Musk mengundurkan diri dari OpenAI karena perbedaan pendapat tentang bagaimana perusahaan menghasilkan uang, yang juga merupakan inti dari gugatan Musk terhadap Altman.

    “Kami khawatir bahwa ketika perusahaan membuat kemajuan yang nyata menuju AGI, Anda akan memilih untuk mempertahankan kendali mutlak Anda atas perusahaan meskipun saat ini Anda berniat sebaliknya,” tulis Sutskever..

    Seperti yang ditunjukkan oleh email pedas yang dikirimkannya kepada Musk, ia memiliki alasan kuat untuk khawatir.

    “Tujuan OpenAI adalah untuk membuat masa depan menjadi baik dan menghindari kediktatoran AGI,” tulisnya.

    “Anda khawatir bahwa Demis [Hassabis, pendiri laboratorium DeepMind AI Google] dapat menciptakan kediktatoran AGI. Begitu juga dengan kami. Jadi adalah ide yang buruk untuk membuat struktur di mana Anda bisa menjadi diktator jika Anda memilihnya, terutama mengingat bahwa kita dapat membuat struktur lain yang menghindari kemungkinan ini.”

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Musk Buat Robotaxi, Tesla Setop Bikin Mobil Listrik





    Next Article



    Pencipta ChatGPT Ungkap Alasan Karyawan Kabur Serentak



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.