Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penipuan Wangiri Sudah Banyak Makan Korban, Begini Modusnya
    Insight News

    Penipuan Wangiri Sudah Banyak Makan Korban, Begini Modusnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Desember 2024Updated:31 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat harus tetap waspada dengan banyaknya penipuan yang terus terjadi. Mengingat sejumlah modus terus bermunculan sepanjang waktu.

    Salah satunya adalah Wangiri Fraud. Penipuan ini dikenal tahun 2000-an di Jepang dan pernah viral di tanah air pada 2018 lalu.

    Wangiri merupakan penipuan yang akan membuat panggilan missed call untuk calon korbannya. Ini dilakukan agar mereka mau menelepon kembali si penipu.

    Sebuah artikel dari Global Telco Consult menjelaskan penipuan ini menggunakan jaringan dan perangkat keras yakni pemanggil otomatis serta nomor layanan tarif premium (RPS). Alat pemanggil itu akan bisa membuat panggilan telepon hingga ribuan secara bersamaan.

    Namun panggilan yang dilakukan otomatis didesain hanya untuk sekejap. Agar calon korban mau melakukan menelepon kembali nomor penipuan.

    Biasanya nomor yang digunakan berasal dari luar negeri. Namun nomor telepon itu bukan nomor yang disediakan dan akan dibuat seperti berasal dari nomor asli.

    Salah satu dampak penipuan Wangiri terkait finansial. Biasanya para penipu akan menyedot habis pulsa milik korban yang melakukan panggilan kembali.

    Berikut skema penipuan itu yang dirangkum Global Telco Consult:

    1. Para penipu akan melakukan panggilan telepon pada banyak nomor di berbagai wilayah. Untuk menarik perhatian, mereka akan menggunakan SMS yang meminta agar pemilik nomor menghubungi kembali.
    2. Penerima telepon yang penasaran akan melakukan panggilan ke nomor telepon asing tersebut. Namun mereka tidak menyadari melakukan dengan tarif premium atau nomor internasional dengan biaya yang mahal per menitnya
    3. Korban akan tersambung dalam waktu yang lama. Para pelaku akan memutar rekaman pesan atau musik yang memberi kesan panggilan telepon akan segera tersambung
    4. Biaya yang dibebankan kepada korban karena panggilan tersebut akan menguntungkan penipu. Mereka membagi pendapatan dengan operator yang memiliki nomor tarif premium
    5. Biasanya korban baru akan menyadari panggilan tersebut penipuan saat pulsa telah habis

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ancaman Siber Masif di 2025, Pemerintah Didesak Benahi Regulasi





    Next Article



    Panggilan Telepon dari Penipu Mudah Dikenali, Ini Ciri Khas Vishing



    Hitech for better life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.