Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada! Terlalu Lama Duduk Bisa Picu Mati Muda
    Inspiring You

    Waspada! Terlalu Lama Duduk Bisa Picu Mati Muda

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman2 Januari 2025Updated:2 Januari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNBC Indonesia – Anda punya kebiasaan duduk berjam-jam di depan komputer saat bekerja? Sebaiknya, segera ubah kebiasaan tersebut jika tak ingin mati muda. 

    Studi yang telah meneliti hampir 500 ribu orang di Taiwan selama 13 tahun menemukan bahwa terlalu sering duduk tanpa jeda meningkatkan risiko kematian sebesar 16% dan risiko kematian akibat kardiovaskular sebesar 34% lebih tinggi.

    Kendati demikian, para peneliti mengatakan, “meninggalkan meja” untuk beristirahat dengan berjalan dan berolahraga ringan selama 15 hingga 30 menit per hari dapat mengimbangi risiko kematian termasuk akibat kardiovaskular tersebut.

    “Risiko serius terkait duduk dalam waktu yang lama di tempat kerja dapat dikurangi dengan melakukan istirahat teratur dan melakukan aktivitas fisik tambahan,” lapor para peneliti di Taiwan dan Amerika Serikat (AS), seperti dikutip dari SCMP beberapa waktu lalu.

    “Perubahan sistemik, seperti lebih sering istirahat, menggunakan meja berdiri, area kerja yang ditentukan untuk aktivitas fisik, dan olahraga di gym dapat membantu mengurangi risiko,” lanjut laporan mereka dalam sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal medis JAMA Network Open.

    Catatan kematian dalam kelompok yang sering duduk

    Dalam studi, para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dari karyawan penuh waktu (full time) di atas usia 20 tahun. Data ini adalah bagian dari program pemeriksaan kesehatan tahunan atau dua kali setahun di Taiwan antara 1996 dan 2017.




    Foto: Ilustrasi. (Dok: Freepik)

    Sebagai catatan, para peneliti tidak menggunakan data para karyawan yang sudah memiliki atau didiagnosa mengidap penyakit kardiovaskular.

    Dalam kuesioner yang diberikan, para peserta penelitian wajib menjawab pertanyaan “apakah mereka sering duduk, sebagian besar duduk dan berdiri sambil melakukan gerakan berulang-ulang saat bekerja, atau sebagian besar waktu mereka berdiri dan berjalan-jalan”.

    Selama 13 tahun penelitian, para ahli mencatat lebih dari 26 ribu kematian. Lalu, 57% di antara jumlah kematian tersebut terjadi pada peserta yang mengaku terlalu sering duduk di tempat kerja.

    Selain itu, 60% kematian pada kelompok “terlalu sering duduk”, terkait dengan penyakit kardiovaskular.

    Penulis utama sekaligus profesor di Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Kedokteran Taipei, Wayne Gao, mengatakan bahwa langkah sederhana dapat mengurangi risiko kesehatan akibat duduk terlalu lama.

    “Orang-orang harus menghentikan kebiasaan terlalu lama duduk dengan bergerak secara teratur. Pengingat setiap jam di ponsel untuk berjalan sebanyak 300 hingga 500 langkah sangat membantu,” kata Gao.

    “Di luar pekerjaan, berjalan kaki adalah cara yang baik untuk meningkatkan aktivitas fisik,” lanjutnya.

    Tim peneliti juga mengatakan bahwa perusahaan dapat menentukan waktu istirahat bagi staf kantor dan menyediakan area untuk aktivitas fisik di waktu senggang, serta mengatur kegiatan kelompok untuk membantu pekerja tetap aktif.

    Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setiap orang untuk membatasi waktu duduk dan rutin menggerakkan tubuh demi menjaga kesehatan. Menurut WHO, terlalu lama duduk dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Industri Kecantikan “Glowing” di Tengah Awan Gelap Ekonomi





    Next Article



    Studi: Tidur Cukup Saat Weekend Kurangi Risiko Kena Sakit Jantung 20%



    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.