Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Setop Produksi, Pengganti iPhone Ternyata Tidak Laku
    Insight News

    Apple Setop Produksi, Pengganti iPhone Ternyata Tidak Laku

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Januari 2025Updated:3 Januari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple kabarnya sudah menghentikan produksi headset Vision Pro generasi pertama, menyusul laporan penurunan permintaan dan pemotongan produksi beberapa bulan yang lalu.

    Pada Oktober tahun lalu, The Information melaporkan bahwa Apple tiba-tiba mengurangi produksi headset Vision Pro menjelang rencana untuk menghentikan pembuatan versi perangkat ini sepenuhnya pada akhir tahun 2024.

    Dengan bergantinya tahun, berarti perangkat mixed reality tersebut sudah tidak lagi diproduksi secara aktif, demikian dikutip dari Macrumors, Jumat (3/1/2025).

    Mengutip beberapa orang yang terlibat langsung dalam pembuatan komponen untuk headset tersebut, laporan mengatakan bahwa pengurangan produksi dimulai pada awal musim panas.

    Hal ini menunjukkan bahwa Apple kini memiliki jumlah unit Vision Pro yang cukup dalam inventarisnya untuk memenuhi permintaan sisa masa pakai hingga 2025.

    Secara historis, bukan hal yang aneh bagi Apple untuk melakukan hal ini dengan produk yang permintaannya rendah, seperti iPhone 12 mini .

    Vision Pro dilaporkan mengalami penurunan permintaan karena konten yang tidak memadai dan harganya yang tinggi.

    The Information mengatakan bahwa pemasok Vision Pro kini telah memproduksi komponen yang cukup untuk sekitar 500.000 hingga 600.000 headset.

    Beberapa pabrik menghentikan produksi komponen Vision Pro sejak Mei berdasarkan perkiraan penjualan Apple dan gudang-gudang masih dipenuhi puluhan ribu komponen yang belum terkirim.

    Apple dikabarkan telah memberi tahu Luxshare, perusahaan China yang bertindak sebagai perakit Vision Pro, bahwa mereka harus menghentikan produksi pada bulan November 2024.

    Luxshare memproduksi sekitar 1.000 headset Vision Pro per hari hingga bulan Oktober, yang berarti setengah dari jumlah yang diproduksi pada puncaknya. Apple tampaknya masih dapat melanjutkan produksi Vision Pro jika penjualan meningkat karena jalur produksi belum dibongkar.

    Selain itu, Apple konon telah menangguhkan pengerjaan Vision Pro generasi kedua selama setidaknya satu tahun untuk fokus mengembangkan headset berbiaya rendah.

    Menariknya, Apple meminta para pemasok untuk bersiap memproduksi empat juta headset berbiaya rendah selama masa pakai produk masa depan.

    Jumlah ini adalah setengah dari jumlah total Vision Pro yang diminta Apple untuk diproduksi oleh para pemasok, yang menunjukkan bahwa ekspektasi penjualan bahkan lebih rendah untuk headset yang lebih murah.

    Lemahnya permintaan untuk Vision Pro disebabkan oleh harga yang tinggi yaitu US$3.499 (Rp 56 juta) dan ekosistem konten yang tidak memadai.

    CEO Apple Tim Cook menggambarkan perangkat tersebut sebagai produk untuk pengguna awa (early adopter), yang menyasar pengguna yang tertarik pada teknologi mutakhir daripada pasar massal yang lebih luas.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Tim Cook ‘Lobi-lobi’ Demi Muluskan Penjualan Iphone 16 di RI





    Next Article



    Cek Tampilan iPhone 16 dari Berbagai Sisi, Baru Rilis Semalam



    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.