Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Peneliti AS Temukan Fakta Baru, Alkohol Biang Kerok Munculnya Kanker
    Inspiring You

    Peneliti AS Temukan Fakta Baru, Alkohol Biang Kerok Munculnya Kanker

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Januari 2025Updated:4 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Dokter bedah umum Amerika Serikat (AS) mendesak peringatan kanker untuk minuman beralkohol. Ini terjadi setelah munculnya sejumlah jenis penyakit itu karena minuman memabukan itu.

    Dalam sebuah keterangan kepada Reuters, Jumat (3/1/2025), Dokter Bedah Umum AS Vivek Murthy menyebutkan konsumsi alkohol meningkatkan risiko setidaknya tujuh jenis kanker, termasuk kanker payudara, usus besar, dan hati. Namun sebagian besar konsumen AS masih belum menyadari hal ini.

    Murthy juga meminta agar pedoman tentang batas konsumsi alkohol dikaji ulang sehingga orang dapat mempertimbangkan risiko kanker saat memutuskan apakah akan minum alkohol atau tidak. Ini nantinya mirip dengan peringatan yang ada dalam bungkus rokok.

    Diketahui, pedoman diet AS saat ini merekomendasikan dua atau kurang minuman alkohol per hari untuk pria dan satu atau kurang minuman alkohol per hari untuk wanita.




    Foto: REUTERS/Samrang Pring
    Bottles of rum are displayed at the Samai Distillery in Phnom Penh, Cambodia, August 16, 2018. Picture taken August 16, 2018. REUTERS/Samrang Pring

    “Konsumsi alkohol merupakan penyebab kanker ketiga yang dapat dicegah di AS, setelah tembakau dan obesitas,” kata kantor Murthy dalam sebuah pernyataan.

    Murphy menambahkan bahwa alkohol bertanggung jawab atas 100.000 kasus kanker di AS dan 20.000 kematian akibat kanker setiap tahun. Ini lebih banyak dari 13.500 kematian akibat kecelakaan lalu lintas terkait alkohol.

    Peringatan serupa juga telah disuarakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO mengatakan tidak ada tingkat konsumsi alkohol yang aman dan bahwa bahkan sedikit alkohol dapat membahayakan kesehatan

    Peringatan ini pun membuat nilai saham di perusahaan alkohol termasuk Diageo, Pernod Ricard, Anheuser-Busch InBev, dan Heineken menurun. Penurunan bahkan hampir menembus hingga 3%.

    Sementara itu, asosiasi industri seperti Distilled Spirits Council of the United States (DISCUS), sempat menunjukkan penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah sedang dapat memiliki beberapa manfaat kesehatan. Walau begitu, penelitian itu menambahkan tidak seorang pun boleh minum karena alasan tersebut.

    Beberapa ilmuwan menuduh industri tersebut menyesatkan masyarakat tentang risiko terkena kanker akibat minum dalam sebuah studi tahun 2017. DISCUS mengatakan para peneliti memiliki bias anti-alkohol dan studi mereka bersifat selektif.

    (tps/wur)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Industri Kecantikan “Glowing” di Tengah Awan Gelap Ekonomi




    Next Article



    Jokowi Resmikan Gedung Pelayanan Kanker Ibu-Anak RS Dharmais Rp 777 M



    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.