Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Waspada Telegram Palsu, Akun Bisa Langsung Dibobol
    Insight News

    Waspada Telegram Palsu, Akun Bisa Langsung Dibobol

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Januari 2025Updated:9 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Telegram jadi modus baru penipuan online. Para penipu akan membuat tawaran Telegram Premium palsu untuk mendapatkan informasi akun para korbannya.

    Laporan Kaspersky menyebutkan sejumlah modus terkait Telegram Premium. Pakar keamanan perusahaan, Olga Svistunova menjelaskan penipuan ini terdeteksi dilakukan secara global, karena menggunakan beberapa bahasa tertentu.

    “Skema phishing yang memanfaatkan topik Telegram Premium telah diamati dalam beberapa bahasa, yang menunjukkan bahwa para pelaku beroperasi secara global. Bahkan jika penipuan ini belum mencapai wilayah tertentu, ada kemungkinan mereka akhirnya bisa sampai ke sana,” jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (9/1/2025).

    Salah satu modusnya adalah penipu akan mengirimkan pesan yang seakan berasal dari orang di kontak korbannya. Kemungkinan akun Telegram itu sudah diretas sebelumnya.

    Pesan akan berisi tawaran hadiah langganan Telegram Premium. Terdapat link phishing di bagian bawah pesan yang meminta masuk ke Telegram.

    Saat kode dipindai atau memasukkan kredensial, maka jadi gerbang masuk para pelaku. Mereka akan bisa masuk ke akun korban dan mengakses detil login, password, dan autentikasinya.

    Modus lain adalah mengirimkan link palsu ke dalam email korban. Tawarannya masih sama yakni mendapatan langganan Telegram Premium, namun harus ikut dalam sejumlah langkah dengan masuk ke situs tertentu yang sebenarnya adalah web phishing.

    “Oleh karena itu, selama musim liburan, sangat penting untuk tetap berhati-hati dan skeptis terhadap penawaran yang tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Selain itu, pastikan pengaturan keamanan dan privasi Telegram Anda mutakhir, dan perangkat Anda memiliki solusi keamanan yang kuat,” kata Svistunova.

    Kaspersky juga membagikan tips untuk terhindar dari modus Telegram Palsu. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Periksa ulang link yang dikirimkan, termasuk alamat yang disematkan pad hyperlink

    2. Verifikasi link dari kontak

    3. Berlangganan layanan melalui kanal resmi

    4. Aktifkan autentikasi dua faktor untuk melindungi akun saat telah disusupi orang tak dikenal

    5. Memahami metode yang digunakan pelaku kejahatan siber

    6. Gunakan aplikasi resmi dari sumber yang resmi

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: iPhone 16 Belum Bisa Masuk,Kemenperin Mau Apple Revisi Proposal





    Next Article



    Rekening Dikuras Habis, Ini Modus Penipuan Baru yang Banyak Korban



    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.