Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sosok Pendiri Bukalapak, Gagal Jualan Mie Ayam Hartanya Rp 4,7 T
    Insight News

    Sosok Pendiri Bukalapak, Gagal Jualan Mie Ayam Hartanya Rp 4,7 T

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa9 Januari 2025Updated:12 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Bukalapak mengumumkan menutup lapak jualan online barang fisik mereka seperti fashion hingga alat elektronik. Dalam pengumumannya, bisnisnya kini beralih ke produk virtual seperti pulsa, pembayaran BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan, hingga token listrik.

    “Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan fokus pada Produk Virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan Produk Fisik di Marketplace Bukalapak,” tulis Bukalapak dalam blog resminya.

    Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat platform ecommerce sempat merengkuh kesuksesan di awal pertumbuhan startup Indonesia. Bukalapak merupakan salah satu raksasa teknologi yang berkembang cukup pesat.

    Platform e-comnerce itu menjadi salah satu unicorn atau bervaluasi US$1 miliar pertama di tanah air 2018. Sebelum Bukalapak, ada juga Gojek, Tokopedia dan Traveloka yang mendapatkan julukan sama lebih dulu.

    Bukalapak didirikan 2010, salah satunya oleh Achmad Zaky. Perjalanannya cukup panjang untuk sukses membangun salah satu raksasa e-commerce Indonesia.

    Zaky diketahui pernah menghabiskan yang tabungannya untuk membuka usaha kuliner mie ayam. Ini dilakukannya sata dia masih duduk di bangku kuliah di ITB.

    Sayang bisnisnya bangkrut. Namun kegagalan itu, menurutnya memacu untuk mencoba proses yang lebih besar lagi.

    “Kalau kita dalam kondisi nggak baik Tuhan lagi nyiapin sesuatu yang baik buat kita. Saya pernah coba (bisnis) dan gagal waktu nyoba jual mie ayam tapi saya justru pengen gagal lagi. Kenapa? Karena kegagalan itu adalah suatu proses yang sangat dahsyat dan selalu tergores di kepala,” papar Zaky dalam acara InnoCreativation di Surabaya, beberapa tahun silam.

    Kuliah di salah satu kampus terbaik Indonesia juga tak membuatnya berpuas diri. Dia pernah merasa rendah diri karena tidak bisa berbahasa inggris dan kurang percaya diri untuk ikut berorganisasi.

    Namun rasa takut itu dilawan. Zaky ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda.

    “Saya datang dari Sragen sempat shock pas waktu datang ke ITB semua orang percaya diri dan pintar bahasa Inggris. Saya sempat stres. Tapi ternyata setelah kita coba ketakutan itu nggak ada,” ungkapnya.

    Pada 2019 lalu, Zaky memilih untuk mundur dari jabatannya sebaga CEO Bukalapak. Dalam laman resmi Bukalapak kala itu, Zaky dikatakan akan melanjutkan fungsinya di perusahaan sebagai pengawas, pendiri, mentor tech startup, dan juga pimpinan Achmad Zaky Foundation.

    Berdasarkan prospektus initial public offering (IPO), Zaky memiliki sebanyak 4.452.515.674 unit saham atau setara 4,32% setelah IPO Bukalapak.

    Pada 2022 lalu, saham Bukalapak sempat melonjak tinggi dan Forbes mencatat kekayaan Zaky mencapai RP 4,71 triliun berkat kepemilikan saham di Bukalapak.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Terungkap Alasan Kemenperin “Tunda” Izin Masuk iPhone 16

    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.