Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Diduga Sengaja Rusak Kabel Internet Bawah Laut
    Insight News

    China Diduga Sengaja Rusak Kabel Internet Bawah Laut

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Januari 2025Updated:12 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Taiwan menuduh China merusak kabel internet bawah laut internasional. Kabel yang rusak terjadi awal bulan ini milik Chunghwa Telecom.

    Kerusakan itu membuat Chunghwa Telecom mengalihkan lalu lintas internet agar pelanggan tetap terhubung. Perusahaan telah melaporkan insiden itu pada penjaga pantai Taiwan.

    Chungwa Telecom menyebutkan sebuah kapal mencurigakan disebut terlihat dalam jalur kabel yang rusak. Berdasarkan keterangan pejabat penjaga pantai Taiwan, diduga kapal kargo milik China.

    Mereka mengatakan kabel tersebut bendera Kamerun dan Tanzania berisi tujuh warga China. Laporan terpisah menyebutkan kapal dimiliki perusahaan Hong Kong bernama Jie Yang Trading Limited pemiliknya warga negara China.

    Radar menunjukkan kapal menyabotase kabel. Namun hingga kini belum ada bukti langsung kapal itu benar-benar merusak kabel bawah laut.

    “Kami belum bisa memastikan niat sekarang, namun berdasarkan apa yang kami lihat, tidak mengesampingkan kemungkinan China menghancurkan kabel melalui operasi zona abu-abu,” sebut pejabat senior dikutip dari CNN Internasional, Minggu (12/1/2025).

    Tetapi kantor urusan Taiwan di China membantah tuduhan itu. Mereka mengatakan insiden kerusakan itu sebagai sesuatu yang umum.

    Guo Wenjie yang merupakan warga negara China dan direktur perusahaan yang mengoperasikan kapal, juga mengatakan hal serupa. Dia mengatakan kapalnya tidak bertanggung jawab atas kerusakan kabel.

    “Tidak ada bukti sama sekali,” jelasnya kepada Reuters.

    “Saya berbicara dengan kapten kapal dan itu adalah perjalanan yang normal,” imbuhnya.

    Tudingan kepada China juga bukan kali pertama. Tahun 2023, otoritas Taiwan menyalahkan dua kapal China merusak dua kabel internet bawah laut di pulau Matsu.

    Insiden perusakan itu membuat internet mati beberapa hari. Namun kejadian tersebut bukan kejadian yang disengaja.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jika Trump Menang, China Terancam Dalam Sektor Teknologi





    Next Article



    Video: Tesla Dipermalukan Dalam Pameran Robot China



    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.