Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Benarkah Jengkol Bikin Kolesterol Tinggi? Simak Faktanya
    Inspiring You

    Benarkah Jengkol Bikin Kolesterol Tinggi? Simak Faktanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 Januari 2025Updated:14 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Jengkol menjadi salah satu makanan yang digemari oleh banyak masyarakat di Indonesia. Memiliki aroma khas yang kuat, jengkol umumnya diolah menjadi lauk pendamping nasi. 

    Biji jengkol mengandung vitamin C, vitamin A, serta kalsium dan fosfor. Selain itu, kacang-kacangan seperti jengkol juga menyediakan serat yang bermanfaat saluran pencernaan, tiamin untuk mengubah makanan menjadi energi, dan zat besi untuk mengembangkan protein hemoglobin.

    Kendati demikian, ada anggapan tentang jengkol yang dapat meningkatkan kolesterol. Lantas, apakah anggapan ini benar?

    Mengutip CNN Indonesia, dokter spesialis gizi klinis di RSIA Bandung Johanes Casay Chandrawinata memaparkan bahwa belum ada penelitian khusus yang menyatakan jengkol dapat menyebabkan kolesterol jahat meningkat.

    Jengkol justru mengandung banyak serat yang hampir menyerupai serat pada sayuran. Serat itulah yang membuat seseorang kerap buang air besar setelah memakan jengkol.

    “Tidak ada penelitian yang menyebut kolesterol jadi tinggi gara-gara jengkol. Justru, seratnya yang baik di buah ini,” kata Johanes Casay Chandrawinata.

    Menurut Johanes, anggapan bahwa jengkol dapat meningkatkan kolesterol timbul karena cara mengolahnya. Misalnya, pada semur jengkol, menu makanan tersebut dapat meningkatkan kolesterol karena santan yang digunakan sebagai bumbu utama.

    Perlu diketahui, jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat menyebabkan gangguan lambung jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    “Satu-satunya yang pasti itu bahaya pada jengkol bukan kolesterol, tapi sakit kencing gara-gara asam jengkolat,” pungkasnya.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Perjalanan Shin Tae Yong Bersama Timnas Indonesia




    Next Article



    Dua Buah Alami Penurun Kolesterol Tinggi yang Disebut Al Quran



    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.