Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aditya Berangkat dari India Menuju Matahari
    Insight News

    Aditya Berangkat dari India Menuju Matahari

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 September 2023Updated:4 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah sukses mendaratkan wahana di Bulan, India akhir pekan lalu meluncurkan roket yang membawa wahana Aditya-L1 untuk ditempatkan sebagai pengamat Matahari.

    Peluncuran Aditya-L1 hanya berjarak 10 hari dari pendaratan Chandrayaan-3 di Bulan. Kedua wahana antariksa tersebut adalah hasil dari misi luar angkasa India dan meninggalkan Bumi dari Satish Dhawan Space Center di India bagian selatan.

    Aditya-L1 yang memiliki berat sekitar 1,5 ton akan menempuh perjalanan 1,5 juta kilometer selama 125 hari untuk mencapai tujuannya, yaitu titik Lagrangian. Titik Lagrangian adalah posisi di antara Bumi dan Matahari yang bebas dari gangguan gerhana sehingga wahana bisa mengorbit dan mengamati Matahari secara terus menerus.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Badan antariksa India (ISR) mengisi Aditya-L1 dengan tujuh perangkat, empat untuk pengamatan jarak jauh dan tiga untuk eksperimen. Perangkat di Aditya L-1 termasuk coronagraph, teleskop citra ultraviolet, spektometer x-ray, penganalisis badai matahari, dan penganalisis plasma.

    “Kini, Aditya L-1 sedang menempuh perjalanannya setelah melalui beberapa manuver di seitar Bumi. Mari kita mendoakan yang terbaik untuk Aditya dalam perjalanan panjangnya untuk menempati halo orbit di L1,” kata Ketua ISRO S. Somanath.

    Aditya akan mengamati tiga bagian dari Matahari yaitu fotosfer, kromosfer, dan korona. Tiga instrumen tambahan digunakan untuk pengamatan di lingkungan sekitar orbit Aditya.

    India menganggarkan US$ 46 juta pada 2019 untuk merancang dan meluncurkan Aditya. Aditya berarti Matahari dalam bahasa hindi.

    Amerika Serikat, Eropa, dan China kini sudah menempatkan wahana buatan mereka di sekitar Matahari. Selama ini, India hanya melakukan riset tentang Matahari menggunakan teleskop di Bumi.

    “Saat seluruh dunia menonton sambil menahan napas, ini adalah momen yang secerah matahari bagi India,” kata Jitendra Singh, Wakil Menteri Sains dan Teknologi India.

    ISRO saat ini juga tengah mengerjakan misi antariksa berawak yang diberi nama Gaganyaan dengan jadwal peluncuran pada 2025. Para ilmuwan dan insinyur India, juga punya program untuk mengirim pesawat tanpa awak ke Venus.

    (dem)


    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.