Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Atlantis yang Hilang Ditemukan, Peneliti Beberkan Lokasinya
    Insight News

    Atlantis yang Hilang Ditemukan, Peneliti Beberkan Lokasinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2024Updated:16 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Benua yang hilang telah ditemukan oleh sebuah penelitian terbaru. Penelitian dari Spanyol menemukan lokasinya tidak jauh dari Kepulauan Canary.

    Gunung Los Atlantes, nama lokasi tersebut, ditemukan saat para ilmuwan menjelajahi dasar laut lepas pantai timur Lanzarote. Lokasinya berada paling timur dari Kepulauan Canary.

    Pulau-pulau itu berada di gunung bawah laut yang sudah tidak aktif. Dengan diameter 50 kilometer, sementara dasarnya berada di 2,3 km bawah permukaan laut.

    “Ini mungkin asal muasal legenda Atlantis,” kata kepala proyek yang mempelajari aktivitas gunung berapi di Kepulauan Canary, Luis Somoza, dikutip dari Live Science, Jumat (16/8/2024).

    Dia menambahkan,”ini merupakan pulau-pulau di masa lalu dan tenggelam, sekarang masih tenggelam persis seperti yang diceritakan dalam legenda Atlantis”.

    Untuk menjelajahi lokasi tersebut, para peneliti menggunakan kendaraan yang dikontrol dari jarak jauh (remotely operated vehicle/ROV) pada kedalaman antara 330 hingga 8.200 (100-2.500 meter).

    Los Atlantes merupakan serangkaian pulau pada zaman Eocene (dari 56 juta hingga 34 juta tahun lalu). Setelah berhenti meletus, lahar gunung api itu memadat dan membuat pulau-pulau tenggelam ke bawah laut.

    Somoza menjelaskan tim peneliti berhasil mengidentifikasi bagian pantai, tebing dan bukit pasir dari Los Atlantes. Pasir yang menutupi batuan vulkanik, dia menambahkan kemungkinan telah mengendap saat pulau mulai tenggelam.

    Beberapa pantai nyatanya juga tidak tenggelam terlalu dalam, hanya sekitar 60 meter di bawah permukaan laut. Saat zaman es terakhir, gunung berapi tidak aktif akan menjadi pulau saat permukaan air laut rendah dan kembali tenggelam saat zaman es berakhir.

    “Pulau-pulau ini dihuni oleh para satwa liar,” ucapnya.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Internet Layak Sapa Pendidikan di Penajam Paser Utara


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.