Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Cerita Penemu Sperma yang Menyesal Seumur Hidup
    Insight News

    Cerita Penemu Sperma yang Menyesal Seumur Hidup

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Januari 2023Updated:5 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Antonie van Leeuwenhoek, ilmuwan amatir asal Belanda, mengungkapkan punya penyesalan seumur hidup. Penemu sperma itu berharap tidak bisa melihat hasil temuan terkenalnya tersebut.

    Pada awalnya, dia sebenarnya bekerja di sektor tekstil. Namun pada abad ke-17 di kampung halamannya Delft, dia muak dengan lensa yang tidak bisa menangkap benang halus yang baik.

    Akhirnya dia memutuskan membuat mikroskop lensa tunggal sendiri, yang kemudian digunakan untuk melihat keajaiban terkecil di dunia seperti plak antar gigi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mikroskop lensa tunggal kreasinya membuatnya menjadi ahli mikrobiologi pertama dunia. Ia mengamati semua hal terkecil dari tumbuhan hingga hewan. Hanya masalah waktu untuk sebelum ada permintaan untuk mencoba penemuannya dalam menganalisis sperma.

    Sebagai seorang yang sangat religius, van Leeuwenhoek, awalnya menolak. Suratnya ke Royal Society, menggambarkan penolakannya, “Jika Anda menilai observasi ini menjijikkan, saya meminta Anda merahasiakannya atau menghancurkannya. Sesuai dengan kebijakan Anda.”

    Pada akhirnya, van Leeuwenhoek setuju untuk menggunakan mikroskop buatannya untuk menganalisis sperma. Namun, ia hanya mau menggunakan sampel yang berasal dari hubungan “alami”. Singkatnya, ia menggunakan sampel dari istrinya.

    Cairan yang dia lihat dari lensa itu diidentifikasi sebagai ‘animalcules’ kecil. Meski sebenarnya itu penemuan pertama sperma, namun van Leeuwenhoek saat itu mengira itu adalah bakteri seperti yang ditemukan di mulut manusia. Ia tentunya dikenal sebagai orang pertama yang mengidentifikasi bakteri, sel darah, protista hingga cacing gilig.

    Ilmuwan pada abad ke-17 sama sekali belum terpikir bahwa embrio berasal dari sebuah sel seksual (gamates). Baru pada riset-riset pada abad selanjutnya, ide tentang spermatozoa muncul.

    Selain sperma manusia, Van Leeuwenhoek, juga menganalisis sperma hewan lain dan sempat mengajukan hipotesis bahwa animalcules berperan dalam “generasi” (asal usul anak).

    Meski mikroskop buatannya terkenal di kalangan ilmuwan, Van Leeuwenhoek tetap bekerja sebagai penjual pakaian selama hidupnya. Meskipun ia ingin perannya dalam mengidentifikasi sperma dihapus, kontribusinya sangat besar dalam memahami siklus hidup dan evolusi.

    [Dexpert.co.id]

    (tib)


    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.