Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Larang PNS Pakai iPhone, Jualan Apple Bakal Jatuh
    Insight News

    China Larang PNS Pakai iPhone, Jualan Apple Bakal Jatuh

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 September 2023Updated:8 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Penjualan iPhone bisa anjlok hingga 10 juta unit gara-gara aksi pemerintah China. Pemerintah China baru-baru ini dikabarkan melarang PNS China menggunakna iPhone saat bekerja.

    Analis di Wall Street menyatakan larangan di China akan berdampak ke penjualan, pendapatan, dan laba Apple.

    Erik W. Woodring, analis dari Morgan Stanley, menyatakan anjloknya saham Apple “berlebihan.” Dia memperkirakan, dalam skenario terburuk, pendapatan Apple jatuh 4 persen akibat larangan di China. Adapun, profit Apple bisa merosot 3 persen.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saham Apple anjlok 6,4 persen dalam dua hari terakhir sehingga kapitalisasi pasar produsen iPhone dan Macbook tersebut menyusut US$ 190 miliar. Investor ramai-ramai menjual saham Apple setelah mendengar kabar larangan pegawai pemerintah China memakai iPhone.

    “China faktor penentu kesuksesan Apple, tetapi Apple juga unsur penting dari ekonomi China. Meskipun ada potensi Apple dan China berpisah di dunia yang multi-kutub, kami tidak yakin berita ini bisa membuat skenario terburuk terjadi,” kata Woodring.

    BofA Global Research memperkirakan penjualan iPhone memukul penjualan iPhone 5 juta hingga 10 juta unit jika China betul-betul memaksa PNS-nya mengganti iPhone. Dampak ke penjualan bakal lebih parah jika iPhone dilarang dibawa ke semua kantor pemerintah China.

    Keputusan Beijing melarang Apple berbarengan dengan kemunculan HP baru Huawei, Mate 60 Pro 5G. Analis menyatakan, sanksi pemeirntah Amerika Serikat atas Huawei yang telah berlangsung sejak Mei 2019 adalah salah satu faktor kinerja penjualan kinclong Apple di Negeri Tiongkok.

    Sejak Huawei dikenai sanksi dan sulit mendapatkan teknologi terkini untuk memproduksi HP premium, distribusi iPhone di China meningkat sehingga membuat pangsa pasar Apple naik signifikan.

    JP Morgan menyatakan larangan di China bakal membuat Apple sulit meningkatkan pangsa pasar di China. Estimasi BofA adalah laba per saham Apple turun US$ 0,11 hingga US$ 0,34 karena larangan di China.



    Artikel Selanjutnya


    Pengguna iPhone-Macbook Mendadak Dapat Update, Segera Instal!

    (dem/dem)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.