Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»China Tiba-tiba Mau Batasi Anak & Remaja Main HP, Ada Apa?
    Insight News

    China Tiba-tiba Mau Batasi Anak & Remaja Main HP, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Agustus 2023Updated:6 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas China telah mengusulkan aturan pembatasan waktu penggunaan smartphone untuk orang di bawah usia 18 tahun. Hal ini disampaikan Cyberspace Administration of China (CAC) beberapa waktu lalu sebagaimana dipaparkan CNBC International, Rabu (2/8/2023).

    Lebih spesifik, CAC ingin anak-anak di bawah usia 8 tahun bermain smartphone selama 40 menit sehari. Lalu, anak rentang usia 8-16 tahun maksimal satu jam. Sedangkan, untuk usia 16-17 tahun diperbolehkan menggunakan smartphone hingga 2 jam plus headset. 

    CAC juga mengatur penggunaan headset. Bahwa, anak usia 16-17 tahun tidak boleh menggunakannya dari pukul 10 malam hingga 6 pagi di keesokan hari. Namun, apabila smartphone digunakan untuk proses pembelajaran dan layanan darurat hal CAC memperbolehkan penggunannya tanpa batas waktu. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Meski terkesan positif karena membatasi anak untuk bermain smartphone terlalu lama, aturan ini semakin menunjukkan sikap otoritarianisme pemerintah China dalam mengatur rakyatnya.

    Dalam laporan CNBC International, apabila aturan ini lolos dan diterapkan secara luas, maka kebebasan orang akan semakin sempit. Kehidupan digital di China akan benar-benar dikontrol oleh pemerintah Beijing.

    Tak hanya itu, perkembangan aplikasi-aplikasi besar buatan China seperti Tencent dan ByteDance diperkirakan juga akan terhambat seandainya aturan itu disahkan.

    Meski secara statistik pengguna di bawah usia 18 tahun hanya menyumbang sebagian kecil pendapatan perusahaan, tetap saja mereka harus berpikir dan membuat inovasi baru dalam waktu tidak singkat untuk membuat sistem operasi yang bisa membatasi waktu pengguna.

    Tentu, semua ini akan memakan biaya lebih dari biaya produksi dan operasional biasa. Oleh karena itu, saat dikonfirmasi oleh CNBC International, raksasa teknologi di China, seperti Apple dan Xiaomi, dikabarkan sedang memantau dan menyimak aturan itu secara cermat karena menyangkut perkembangan bisnisnya. 

    Sampai saat ini pun proses pengusulan aturan tersebut masih bergulir dan menunggu pendapat dari publik sesuai regulasi China. 



    Artikel Selanjutnya


    TikTok Bikin Ketar-Ketir, ‘Orang Kuat’ AS Rapat Diam-Diam

    (mfa/mfa)


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.