Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Google Simpan Banyak Rahasia, Joe Biden Minta Buka Semua
    Insight News

    Google Simpan Banyak Rahasia, Joe Biden Minta Buka Semua

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 September 2023Updated:19 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) meminta agar persidangan kasus antimonopoli Google dibuka untuk publik. Sebelumnya, Hakim Amid Mehta memutuskan agar beberapa persidangan digelar tertutup.

    Salah satunya, DOJ menuntut agar pembahasan soal mekanisme iklan online Google perlu diketahui oleh khalayak. Isu ini dianggap penting dan menyangkut kepentingan publik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pengacara pemerintah, David Dahlquist, menyebut ada dokumen penting yang ditutup-tutupi atau dirahasiakan terkait cara Google mematok harga iklan. Menurut dia, seharusnya tak ada dokumen yang disamarkan.

    “Ini menyangkut kepentingan publik karena inti dari kasus DOJ melawan Google adalah soal iklan online,” kata dia.

    DOJ ingin menunjukkan bahwa Google telah melanggar hukum antimonopoli demi mempertahankan dominasinya sebagai layanan mesin pencari terbesar dengan pangsa pasar 90%.

    Dominasi itu membuat Google untung besar dengan pendapatan dari iklan ditaksir mencapai US$ 1 triliun atau setara Rp 15.380 triliun, dikutip dari Reuters, Selasa (19/9/2023).

    Pengacara Google, John Schmidtlein sebelumnya meminta agar semua pembahasan terkait harga dan biaya digelar secara tertutup. Artinya, jurnalis dan masyarakat umum harus meninggalkan ruang sidang terkait pembahasan tersebut.

    Sebagai informasi, perusahaan menutupi informasi soal pangsa pasar, bisnis, dan strategi patokan harga memang umum untuk ditutupi karena sifat kerahasiaannya.

    Namun, DOJ menganggap Google tak bisa menyembunyikan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

    Kasus antimonopoli Google menjadi yang terbesar di industri teknologi sejak berdekade lalu kasus serupa menimpa Microsoft. Kala itu, Microsoft dituduh memonopoli sistem operasi Windows.



    Artikel Selanjutnya


    Eropa Lempar ‘Bom’ ke Google-Apple-Facebook Cs

    (fab/fab)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.