Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh Cahaya Merah Langka di Langit Tertangkap Kamera 1 Detik
    Insight News

    Heboh Cahaya Merah Langka di Langit Tertangkap Kamera 1 Detik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2023Updated:16 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang fotografer bernama Greg McCown secara tak sengaja menangkap fenomena aneh di langit Arizona, Amerika Serikat. Tampak bercak-bercak merah yang tak lazim, menyerupai coretan.

    Sejatinya, McCown merupakan pemimpin tur foto badai yang diprediksi terjadi pada 16 Juni 2023. Namun, badai tak kunjung datang. Alhasil, ia membawa rombongan ke Windy Point, puncak di Gunung Lemmon.

    Di sana, McCown dan rombongan mendapati fenomena lain yang ternyata dinamai ‘Sprite’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Badai besar turun di Meksiko sekitar 150 mil di sebelah selatan dari posisi kami di Windy Point, berbaris sempurna dengan inti Bima Sakti,” kata McCown, dikutip dari PetaPixel, Rabu (16/8/2023).

    “Setelah mendapat instruksi cara menangkap ‘Sprite’, anggota rombongan kami akhirnya berhasil menangkap fenomena tersebut,” ia menambahkan.

    Apa Itu Sprite?

    Sprite baru ditemukan sekitar 20 tahun lalu, merujuk pada fenomena pelepasan petir ke atmosfer atas. Fenomena ini terjadi sekitar 50 mil di atas badai. Biasanya, Sprites muncul beberapa saat setelah semburan petir.

    Sprite memiliki bentuk yang unik, menyerupai petir. Bedanya, warnanya jelas merah atau merah jambu. Sepintas, wujudnya seperti kilatan cahaya yang melonjak ke atas membentuk coretan.

    Bisa dibilang, Sprite adalah konsekuensi dari aktivitas petir. Saat petir memicu lonjakan listrik hebat, medan listrik yang besar akan terbentuk di antara awan petir dan lapisan atmosfer atas.

    Alhasil, partikel gas akan terionisasi dan mengakibatkan kilatan cahaya berupa Sprite. Fenomena ini sebenarnya jarang terjadi dan sulit diamati. Sebab, peristiwanya kerap berlangsung cepat, bahkan bisa kurang dari 1 detik.

    (fab/fab)


    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.