Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Investor Grab & GoTo Suntik Perusahaan Menkeu Trump, Kenapa?
    Insight News

    Investor Grab & GoTo Suntik Perusahaan Menkeu Trump, Kenapa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 September 2021Updated:23 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Vision Fund milik Softbank Group baru saja berinvestasi pada ekuitas swasta milik mantan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin. Vision Fund merupakan investor Grab dan GoTo, startupĀ Asia Tenggara.

    Dalam laporan Financial Times (FT), investasi tersebut sebesar US$2,5 miliar atau sekitar Rp 35,6 triliun, dikutip Reuters, Rabu (22/9/2021).

    Liberty Strategic Capital baru saja diluncurkan awal tahun ini. Belum lama ini juga telah mengumpulkan dana dari Timur Tengah termasuk Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi.

    Pendanaan ini akan berfokus untuk layanan dan teknologi keuangan. Dalam pernyataannya kepada FT, Softbank telah mengonfirmasi investasi tersebut.

    Salah seorang sumber menyebut keputusan Softbank berinvestasi dipengaruhi oleh PIF Arab Saudi. Dana negara ini diketahui dikelola oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

    FT menulis tidak jelas persis berapa banyak Softbank berkontribusi pada pendanaan. Namun menurut Bloomberg, sebagian besar pendanaan Mnuchin berasal dari Timur Tengah tersebut.

    Mnuchin menjalin hubungan dekat dengan sejumlah negara Timur Tengah saat masih menjabat di pemerintahan. Bahkan perjalanan luar negeri terakhirnya, sekitar Januari lalu juga mengunjungi Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab dan Kuwait.

    Mnuchin juga pernah bertemu dengan Pangeran Mohammed pada akhir Oktober 2018. Saat itu bersamaan juga muncul kemarahan publik internasional atas pembunuhan Jamal Kashoggi.

    Sementara itu, pihak Liberty Strategic menolak mengomentari soal pendanaan itu. Perusahaan hanya menyebut memiliki basis investor yang beragam.

    “Perusahaan tidak diizinkan untuk mengomentari pendanaan yang berlangsung, namun perusahaan memiliki investor yang beragam termasuk perusahaan asuransi AS, perusahaan keluarga, dana kekayaan negara serta investor institusional lain,” jelas Liberty Strategic.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.