Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jadi Kontroversi, Apple Tunda Fitur Perlindungan Anak
    Insight News

    Jadi Kontroversi, Apple Tunda Fitur Perlindungan Anak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 September 2021Updated:6 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Setelah menimbulkan kontroversi, Apple akhirnya menunda fitur perlindungan anak. Perusahaan telah mengumumkan kehadiran fitur itu di bulan lalu.

    Namun tak lama setelah pengumuman, banyak pihak yang memprotes. Salah satunya fitur pemindaian foto pengguna untuk Child Sexual Abuse Material (CSAM) disebut bisa mengurangi privasi pengguna. Perubahan direncanakan untuk diluncurkan pada akhir tahun 2021 ini.

    “Bulan lalu kami mengumumkan rencana fitur yang dimaksudkan membantu melindungi anak dari predator yang menggunakan alat komunikasi untuk merekrut dan mengeksploitasinya. Serta membatasi penyebaran Child Sexual Abuse Material (CSAM),” ungkap Apple dalam keterangannya kepada The Verge, dikutip Senin (6/9/2021).

    “Berdasarkan feedback pelanggan, kelompok advokasi, peneliti dan lainnya, kam memutuskan mengambil waktu tambahan selama beberapa bulan mendatang untuk mengumpulkan masukan dan melakukan perbaikan sebelum rilis fitur keselamatan anak yang sangat penting ini,” tambah produsen iPhone itu.

    Dalam keterangan Apple, merinci tiga perubahan besar. Satu adalah pada Search dan Siri yang menunjuk sumber daya mencegah CSAM jika pengguna mencari informasi terkait.

    Lalu ada perubahan yang berada di bawah pengawasan lebih signifikan. Seseorang akan memperingatkan orang tua saat anak-anak mereka menerima atau mengirim foto eksplisit secara seksual serta mengabulkan gambar untuk anak-anak.

    Lainnya adalah memindai gambar yang disimpan di iCloud untuk CSAM dan melaporkannya ke moderator Apple. Setelah itu merujuk laporan ke National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC).

    Apple menjelaskan lebih rinci mengenai pemindaian foto di ICloud dan tidak melemahkan privasi para pengguna. Yakni sistem akan memindai foto yang disimpan di iCloud perangkat iOS dan akan menilai foto itu bersama basis data hash gambar CSAS dan diketahui NCMEC serta organisasi keselamatan anak lain.

    Sementara itu dalam pernyataannya 5 Agustus lalu, Electronic Frontier Foundation menyebutkan meski sistem baru dimaksudkan untuk hal baik, namun akan ‘melanggar janji kunci enkripsi sendiri dan membuka pintu pada pelanggaran yang lebih luas.

    “Apple mengkompromikan telepon yang Anda dan saya miliki serta operasinya. Tanpa ada diantara kita yang memiliki suara atas masalah ini,” jelas Ben Thompson dari Stratechery.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.