Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Joe Biden Kasih Peringatan Baru ke China Soal Blokir Chip
    Insight News

    Joe Biden Kasih Peringatan Baru ke China Soal Blokir Chip

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Oktober 2023Updated:5 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Peringatan baru diberikan pemerintah Joe Biden kepada Xi Jinping. Hal ini terkait peraturan pembatasan pengiriman teknologi chip canggih ke China.

    Reuters mengutip seorang pejabat AS menjelaskan peringatan itu paling cepat pada awal bulan ini, dikutip dari Reuters, Selasa (3/10/2023).

    Aturan terbaru akan membatasi akses pada lebih banyak alat pembuat chip, yang sesuai dengan aturan di Belanda dan Jepang. Selain itu juga untuk menutup sejumlah celah dalam pembatasan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Informasi soal aturan baru telah diberikan kepada orang-orang penting di Beijing. Sejumlah pejabat tinggi juga telah pergi ke China, termasuk Menteri Perdagangan Gina Raimondo dan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan.

    AS diketahui mengeluarkan pembatasan ekspor pada tahun lalu. Tahun ini jadi kali pertama Departemen Perdagangan setempat mengerjakan pembaruan aturan.

    Aturan yang dirilis Oktober tahun lalu mencegah akses chip AI dan membatasi impor alat pembuat chip dari AS. Tujuannya adalah untuk mencegah teknologi negeri tersebut digunakan militer China dan memperkuat kemampuan mereka.

    Reuters menuliskan Departemen Perdagangan menolak memberikan komentar. Sementara juru bicara kedutaan besar China di Washington, Liu Pengyu mengatakan negaranya menentang upaya AS untuk menyalahgunakan langkah pengendalian ekspor.

    “China dengan tegas menentang upaya AS yang berlebihan untuk menerapkan konsep keamanan nasional dan penyalahgunaan langkah-langkah pengendalian ekspor untuk secara tidak sengaja melemahkan perusahaan di China,” jelasnya.

    Sementara itu, pemerintah AS berharap bisa memastikan kehadiran Xi Jinping dalam pertemuan puncak APEC di San Fransisco pada November mendatang. Waktunya hampir berbarengan dengan peluncuran aturan ekspor terbaru.

    Ada kemungkinan aturan baru bisa ditunda hingga bulan depan. Ini terjadi jika aturan belum siap diluncurkan awal bulan Oktober ini. 

    Sebab sejumlah pejabat menjelaskan aturan apapun yang belum siap dirilis awal Oktober kemungkinan ditunda hingga KTT selesai. Dengan begitu diharapkan bisa menghindari pertentangan dengan China.


    Artikel Selanjutnya


    Xi Jinping Bajak Pekerja Teknologi Asing, Runtuhkan Joe Biden

    (npb/npb)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.