Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kabar Baik! RI Amankan 430 Juta Dosis Vaksin Covid Akhir 2021
    Insight News

    Kabar Baik! RI Amankan 430 Juta Dosis Vaksin Covid Akhir 2021

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Agustus 2021Updated:19 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memastikan Indonesia mengamankan 430 Juta dosis vaksin Covid-19 hingga akhir tahun 2021. Tercatat hingga Juli lalu Indonesia baru memperoleh 90 juta dosis vaksin Covid-19.

    “Rencana kita mengejar sisanya sampai akhir tahun. Alhamdulillah sudah memperoleh 370 juta dosis, sisanya kontrak yang sudah ditandatangani mudah-mudah tanggal bisa kita pastikan agar bisa memperoleh 430 Juta dosis sampai akhir tahun,” kata Budi, dalam Konferensi pers Kedatangan vaksin, Kamis (19/8/2021).

    Dia mengatakan Indonesia berencana untuk memvaksinasi sekitar 200 jutaan masyarakat. Jika vaksin diberikan dua dosis berarti membutuhkan 400 juta dosis seluruhnya.

    Seluruh vaksin tersebut datang dengan berbagai cara, mulai dari business to business (B2B), multilateral atau hibah dari negara lain. Salah satunya Pfizer yang datang hari ini bagian dari kesepakatan B2B dari pemerintah Indonesia dengan pihak produsen vaksin di Amerika Serikat.

    “Ada empat vaksin yang kita lakukan BtoB yaitu Sinovac, AstraZeneca, Pfizer dan Novavax,” jelasnya.

    Dia menjelaskan untuk AstraZeneca sebesar 567 ribu dosis dan Pfizer 1,5 juta dosis merupakan kedatangan pertama dari kesepakatan BtoB ke Indonesia.

    BGS mengatakan untuk vaksin Pfizer, Indonesia bisa memperoleh 50 juta dosis secara BtoB. Sementara untuk AstraZeneca sebanyak 20-30 juta dosis, ini semua untuk melengkapi vaksin Sinovac sebanyak 175 juta dosis yang datang ke tanah air.

    Selain itu Indonesia juga akan mendatangkan vaksin Novavax. Budi menjelaskan vaksin ini sedang menunggu persetujuan dari Food and Drugs Administration (FDA) di AS.

    “Menunggu persetujuan FDA Amerika 50 juta dosis vaksin Novavax, diharapkan persetujuan nya dalam waktu singkat ini,” ungkap Budi.

    Sementara itu, dari bilateral berasal dari GAVI WHO. Dari lembaga itu, Indonesia telah mendapatkan vaksin AstraZeneca akan mendapatkan vaksin Pfizer dan Sinovac.

    “Dari dua skema tadi, menerima bantuan. Salah satunya dari Belanda, saya mengucapkan terima kasih atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia yang menyumbangkan jam 7 nanti pertamanya 450 ribu dosis,” ujarnya.

    [Dexpert.co.id]

    (hoi/hoi)



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.