Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Kemenkes Buka-bukaan Soal Pasokan Vaksin Covid-19 Indonesia
    Insight News

    Kemenkes Buka-bukaan Soal Pasokan Vaksin Covid-19 Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Maret 2022Updated:1 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia menyampaikan rincian nilai vaksin Covid-19 tahun 2020 sampai 2022.

    “Sumber anggaran vaksin ini dibagi menjadi dua sumber, yakni dari APBN dan hibah,” kata Rizka saat Rapat Panja Komisi IX DPR RI mengenai Pengawasan terhadap Vaksin Covid-19, Kamis (31/3/2022).

    Untuk APBN pada 2020, Kemenkes, mengadakan sebanyak 3 juta dosis sebagai pengadaan vaksin yang pertama, berupa impor produk jadi dari Sinovac.

    Selanjutnya di tahun 2021 dilakukan pengadaan vaksin, dengan berbagai jenis merek vaksin, yaitu Sinovac sebanyak 224.104.000 dosis.

    Kemudian ada Astrazeneca 37.400.000 dosis, Pfizer 34.632.000 dosis dan Covovax 9.000.000 dosis.

    “Sebagaimana kami sampaikan dalam rapat sebelumnya, da carry over dari perencanaan yang telah dilakukan dari tahun 2021 yang rencananya akan dilakukan tahun 2022, yaitu dari over program vaksinasi 2021 sebanyak 50 juta dosis,” ujarnya.

    Kemudian rencana pengadaan 2022 dikhususkan untuk vaksinasi anak. Karena vaksinasi anak ini baru dimulai, sehingga tahun 2022 masih ada kebutuhan untuk pengadaan vaksin anak sebanyak 38,7 juta dosis.

    Kemenkes, kata Rizka, juga mengalokasikan anggaran untuk vaksin merah putih yang rencananya akan dirilis IUI-nya sekitar bulan Agustus atau September.

    Dan untuk pengadaan vaksin dengan skema hibah, ada hibah Covax tahun 2021 dengan jumlah 78,2 juta dosis. Dan berlanjut di 2022, hibah Covax ada 74 juta dosis

    Selanjutnya ada hibah bilateral tahun 2021 sebanyak 21,3 juta dosis. Sedangkan hibah bilateral tahun 2022 direncanakan sebanyak 15,6 juta dosis.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.