Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Krisis, Butuh 90 Tahun Kejar Ketinggalan Talenta Digital
    Insight News

    RI Krisis, Butuh 90 Tahun Kejar Ketinggalan Talenta Digital

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Agustus 2023Updated:12 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia perlu 90 tahun untuk memenuhi kebutuhan talenta digital. Sebab, kemampuan menghasilkan talenta digital masih sekitar 50 ribu orang per tahun.

    Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, menjelaskan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pernah menghitung dalam 10 tahun kebutuhan talenta digital mencapai 9 juta orang. Namun, pemenuhannya baru berkisar dari 30 ribu ke 60 ribu orang.

    “Katakanlah 50 ribu untuk menghasilkan 9 juta talenta siber berarti kan butuh waktu 90 tahun,” jelasnya dalam program Profit CNBC Indonesia, Jumat (11/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bukan hanya soal talenta digital, tapi Indonesia menghadapi banyak masalah untuk keamanan siber. Di antaranya terkait anggaran dan lemahnya adopsi teknologi.

    Sumber masalah yang kedua disebabkan kurangnya talenta digital. Akibatnya, Indonesia masih bergantung pada teknologi yang ada di dunia saja.

    “Itu masalah terberat untuk Indonesia hari ini,” ungkap Andi.

    Sementara, dari anggaran hanya mendapatkan total Rp 7 triliun. Padahal, anggaran tersebut digunakan untuk banyak lembaga dan kementerian, dari BSSN, Kementerian Kominfo, TNI dan Polri, hingga intelijen.

    BSSN yang menjalankan tugas terbesar di bidang siber tidak mendapatkan porsi terbesar dalam anggaran. Bahkan hanya mendapatkan anggaran kurang dari Rp 1 triliun.

    “Yang menjalankan fungsi terbesarnya adalah BSSN, tapi justru unit-unit ini memiliki anggaran terkecil sekitar Rp 700 miliar dari kebutuhan Rp 3 triliun,” kata Andi.



    Artikel Selanjutnya


    BRI Lagi Cari Talenta Digital & IT Nih, Buruan Daftar!

    (npb/npb)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.